RADAR TULUNGAGUNG - Gelaran Proliga 2026 sektor putri semakin menarik dengan pengumuman resmi daftar pemain asing dari tujuh klub peserta.
Kompetisi voli paling bergengsi di Indonesia ini bakal menampilkan deretan bintang internasional yang siap memanaskan persaingan dan merebut gelar juara.
Medan Falcons, Vit Coin dan Del Palomata Jadi Andalan
Klub Medan Falcons menghadirkan dua pemain asing yang menjanjikan. Vit Coin, 23 tahun, dari Vietnam, berposisi sebagai outside hitter.
Sebelumnya ia memperkuat Navitino Queen dan juga merupakan punggawa tim nasional Polri Vietnam.
Sementara itu, Del Palomata asal Filipina, 30 tahun, berposisi middle blocker. Del Palomata dikenal sebagai salah satu middle blocker terbaik di ajang FC Nation Cup sebelum bergabung dengan Medan Falcons.
Kehadiran kedua pemain ini diharapkan mampu memperkuat lini depan Medan dan menghadirkan pertarungan sengit di setiap set.
BJB Bandung Tanda Mata, Duo Luar Biasa dari Brazil dan Italia
BJB Bandung Tanda Mata tak kalah memikat dengan mendatangkan Sonali Chidrao asal Brazil, 32 tahun, outside hitter yang sebelumnya bermain di klub Dehavali, Liga Voli Wanita Argentina.
Rekan duetnya, Anastasia Guera dari Italia, 31 tahun, juga berposisi outside hitter dan sebelumnya berkarir di Liga Voli Turki.
Kombinasi pengalaman internasional keduanya diyakini bakal memperkuat strategi serangan BJB Bandung di Proliga 2026.
Jakarta Elektrik PLN, Kelest De PL dan Neriman Odseoi Jadi Senjata Mematikan
Jakarta Elektrik PLN mempersiapkan duet maut dengan Kelest De PL asal Belanda, 30 tahun, posisi opposit, dan Neriman Odseoi asal Turki, 37 tahun, outside hitter.
Kelest De PL sebelumnya memperkuat Poli Milano di Liga Voli Italia, sementara Neriman Odseoi tampil gemilang di musim lalu bersama Popsi Popolan.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi kunci untuk menghancurkan lawan dan menempatkan Elektrik PLN sebagai kandidat juara.
Jakarta Pertamina Enduro, Pengalaman Yana Serban dan Wilma Salas
Pertamina Enduro menghadirkan Yana Serban asal Rusia, 36 tahun, outside hitter, dan Wilma Salas dari Kuba, 34 tahun, posisi sama.
Keduanya sebelumnya telah berpengalaman memperkuat tim elit Italia, dengan Wilma Salas bermain untuk klub Volley Roma.
Pengalaman internasional mereka akan menjadi modal penting untuk menantang klub-klub besar lainnya di Proliga 2026.
Jakarta Popsi Popolan, Yon Kairapena dan Betania Dela Cruz
Popsi Popolan membawa Yon Kairapena, 32 tahun, dari Republik Dominika, dan Betania Dela Cruz, 38 tahun, juga dari Republik Dominika, sebagai pemain asing.
Yon sebelumnya bermain untuk Gerdau Minas, sedangkan Betania menunjukkan performa impresif musim lalu, membuat mereka diharapkan mampu menghadirkan pertarungan sengit di setiap pertandingan.
Gresik Petrokemia, Alexandra Bitsenko dan Ani Michaam
Gresik Petrokemia mendatangkan Alexandra Bitsenko dari Ukraina, 30 tahun, dan Ani Michaam asal Amerika Serikat, 31 tahun, keduanya berposisi outside hitter
Alexandra sebelumnya bermain di Liga Voli Wanita Filipina bersama Solar Speaker, sementara Ani berkarir di Jakarta Lipin Mandiri dan Akari Chargers. Kombinasi keduanya akan memperkuat lini serang Gresik Petrokemia.
Jakarta Livin Mandiri, Cheyida Aktas dan Anab Jelica
Klub Jakarta Livin Mandiri menghadirkan Cheyida Aktas dari Turki, 31 tahun, dan Anab Jelica asal Serbia, 33 tahun, sebagai pemain asing.
Cheyida sebelumnya bermain di Liga Voli Wanita Vietnam, sedangkan Anab Jelica berpengalaman di liga lokal Serbia.
Kehadiran keduanya melengkapi daftar pemain asing putri yang siap tampil di Proliga 2026.
Dengan total tujuh klub peserta dan puluhan pemain asing berkualitas, Proliga 2026 sektor putri diprediksi akan menjadi musim paling seru dalam sejarah kompetisi.
Persaingan ketat antar klub dan kualitas pemain asing yang mumpuni menjanjikan pertandingan yang menegangkan dan strategi taktik yang menarik bagi penggemar voli tanah air.