Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Taktik John Herdman vs Jepang Jadi Sorotan, Calon Pelatih Timnas Indonesia 2026 Ini Buktikan Kejeniusan Comeback Dramatis

Muhammad Rusdian Nuzula • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:05 WIB

Taktik John Herdman vs Jepang jadi bukti kualitas calon pelatih Timnas Indonesia 2026 lewat comeback dramatis dan strategi jitu.
Taktik John Herdman vs Jepang jadi bukti kualitas calon pelatih Timnas Indonesia 2026 lewat comeback dramatis dan strategi jitu.

RADAR TULUNGAGUNG – Taktik John Herdman vs Jepang kini menjadi sorotan publik setelah namanya santer dikaitkan sebagai calon pelatih Timnas Indonesia 2026.

Pelatih asal Inggris tersebut dinilai memiliki filosofi permainan yang matang, adaptif, dan terbukti mampu menghadapi tim kuat dunia.

Taktik John Herdman vs Jepang menjadi bukti nyata kapasitasnya sebagai pelatih kelas internasional.

Dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2022, Herdman sukses membawa Timnas Kanada membalikkan keadaan dan mengalahkan Timnas Jepang dengan skor dramatis.

Kemenangan tersebut bukan sekadar hasil biasa. Taktik John Herdman vs Jepang menunjukkan bagaimana strategi, perubahan formasi, serta pembacaan situasi pertandingan menjadi kunci utama keberhasilan timnya.

Baca Juga: World Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini

Awal Sulit Hadapi Dominasi Jepang

Pada awal pertandingan, Kanada tampil dengan formasi 4-2-3-1, sementara Jepang menggunakan skema 4-3-3. Tim berjuluk Samurai Biru langsung mengambil inisiatif serangan dengan pressing tinggi sejak menit awal.

Pemain seperti Takumi Minamino dan Takefusa Kubo menjadi motor serangan Jepang. Mereka menerapkan pressing ketat dan man-to-man marking yang membuat Kanada kesulitan mengembangkan permainan.

Hasilnya, Kanada gagal menembus pertahanan Jepang dalam 10 menit pertama. Umpan-umpan vertikal yang mereka coba selalu kandas di lini belakang lawan. Situasi semakin sulit setelah Jepang berhasil mencetak gol lebih dulu.

Adaptasi Herdman Baca Celah Permainan

Tertinggal satu gol tidak membuat Herdman panik. Ia mulai membaca perubahan ritme permainan Jepang yang menurunkan intensitas pressing setelah unggul.

Momentum ini dimanfaatkan Kanada untuk mulai menguasai bola. Secara perlahan, taktik John Herdman vs Jepang mulai terlihat efektif dengan peningkatan penguasaan bola dan keberanian dalam menyerang.

Dalam fase menyerang, wingback Kanada aktif naik membantu serangan. Sementara itu, gelandang bertahan sesekali turun ke belakang untuk membentuk tiga bek saat build-up.

Pola ini membuat struktur permainan Kanada lebih fleksibel dan mampu menembus lini pertahanan Jepang. Hasilnya, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui skema bola mati setelah tekanan dari sisi sayap.

Baca Juga: BSU Rp600.000 Januari 2026 Cair atau Tidak? Ini Penjelasan Terbaru Pemerintah dan Prioritas Penerimanya

Disiplin Bertahan dan Transisi Cepat

Selain menyerang, kekuatan utama dalam taktik John Herdman vs Jepang juga terlihat pada sistem bertahan. Kanada menggunakan pola 4-4-2 medium block dengan organisasi pertahanan yang rapi.

Seluruh pemain diwajibkan ikut bertahan tanpa pengecualian. Herdman menekankan pentingnya kerja kolektif dalam merebut bola dan menjaga keseimbangan tim.

Dalam situasi transisi, Kanada menunjukkan disiplin tinggi. Bahkan dalam satu momen, tujuh pemain langsung kembali ke area pertahanan hanya dalam hitungan detik setelah kehilangan bola.

Pendekatan ini membuat Jepang kesulitan menciptakan peluang tambahan meski sempat mendominasi permainan di awal laga.

Perubahan Babak Kedua Jadi Kunci

Memasuki babak kedua, Herdman melakukan penyesuaian penting. Ia menginstruksikan winger kiri untuk lebih aktif masuk ke tengah guna menambah jumlah pemain di lini tengah.

Strategi ini terbukti efektif. Kanada mampu mengontrol permainan dan lebih mudah menembus pertahanan Jepang yang mulai kehilangan keseimbangan.

Tak berhenti di situ, Herdman juga melakukan pergantian pemain krusial pada menit ke-60. Masuknya pemain dengan kecepatan dan kemampuan individu tinggi memberikan dimensi baru dalam serangan.

Salah satu momen penentu terjadi ketika serangan dari sisi kiri menghasilkan penalti. Eksekusi tenang memastikan Kanada berbalik unggul 2-1 hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Viral P3K Paruh Waktu Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Dampak Beratnya: Terancam Tak Bisa Daftar CPNS Selamanya!

Bukti Kualitas untuk Timnas Indonesia

Taktik John Herdman vs Jepang menjadi gambaran jelas bagaimana kualitas pelatih ini dalam membaca pertandingan dan melakukan perubahan strategis.

Kemenangan atas Jepang menunjukkan bahwa Herdman mampu memaksimalkan potensi tim, bahkan saat menghadapi lawan yang secara kualitas berada di atas.

Jika resmi menangani Timnas Indonesia, pendekatan seperti ini dinilai sangat relevan. Kemampuan adaptasi, fleksibilitas taktik, serta disiplin tim menjadi modal penting untuk meningkatkan performa Garuda di level internasional.

Dengan target besar menuju Piala Dunia 2030, kehadiran Herdman bisa menjadi jawaban atas kebutuhan pelatih yang tidak hanya kuat secara strategi, tetapi juga mampu membangun mentalitas tim.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Taktik John Herdman #Timnas Indonesia #pssi #Timnas Indonesia 2026 #strategi sepak bola