Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sejarah Sepak Bola Dunia: Benarkah Berasal dari Cina? Ini Fakta Lengkap Versi FIFA hingga Piala Dunia Pertama

Axsha Zazhika • Jumat, 20 Februari 2026 | 19:40 WIB

Sejarah Sepak Bola Dunia: Benarkah Berasal dari Cina? Ini Fakta Lengkap Versi FIFA hingga Piala Dunia Pertama
Sejarah Sepak Bola Dunia: Benarkah Berasal dari Cina? Ini Fakta Lengkap Versi FIFA hingga Piala Dunia Pertama

TULUNGAGUNG - Sejarah sepak bola dunia hingga kini masih menjadi perdebatan panjang di kalangan sejarawan olahraga. Ada yang menyebut olahraga ini sudah ada sejak masa Romawi, sementara sebagian dokumen lain menyatakan sepak bola berasal dari Tiongkok. Bahkan, FIFA sebagai badan sepak bola dunia secara resmi menyebut asal-usul sepak bola dari daratan Cina.

Dalam catatan FIFA, sejarah sepak bola dunia berawal dari permainan masyarakat Cina pada abad ke-2 hingga ke-3 sebelum masehi, tepatnya pada masa Dinasti Han. Permainan tersebut dikenal dengan nama cuju, yang berarti menendang bola berbahan kulit berisi.

Namun secara umum, sejarah sepak bola dunia dibagi menjadi dua fase besar, yakni sejarah sepak bola kuno dan sejarah sepak bola modern. Kedua periode ini memiliki karakteristik dan perkembangan aturan yang sangat berbeda.

Baca Juga: Arema FC Berpeluang Ukir Rekor 4 Kemenangan Beruntun di BRI Super League 2025/2026, Marcos Santos Cetak Sejarah Baru?

Sepak Bola Kuno: Dari Cina hingga Mesir

Permainan sepak bola kuno pertama kali tercatat di Cina pada masa Dinasti Han. Bola yang digunakan terbuat dari kulit dengan isian tertentu, sementara gawangnya berupa jaring kecil yang cukup sulit ditembus. Permainan ini diciptakan untuk melatih fisik tentara sekaligus menjadi hiburan saat perayaan ulang tahun kaisar.

Kata cuju sendiri memiliki arti “menerjang bola dengan kaki”. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari latihan militer sekaligus hiburan rakyat. Seiring waktu, permainan serupa juga berkembang di negara lain.

Di Jepang, misalnya, dikenal permainan bernama kemari. Bola yang digunakan terbuat dari kulit kijang dan dimainkan dengan cara menggiring serta menjaga bola agar tidak jatuh ke tanah.

Tak hanya di Asia, permainan mirip sepak bola juga ditemukan di Romawi, Inggris, hingga kawasan Amerika Tengah dan Mesir kuno. Di Mesir, bola bahkan dibuat dari bahan karet. Hal ini menunjukkan bahwa konsep permainan bola kaki sudah tersebar luas di berbagai peradaban.

Sempat Dilarang di Inggris

Menariknya, dalam perjalanan sejarah sepak bola dunia, permainan ini sempat menuai kontroversi di Inggris. Pada masa pemerintahan Raja Edward, sepak bola pernah dilarang karena dianggap memicu kekerasan dan kerusuhan.

Minimnya aturan membuat pertandingan sering berujung brutal. Namun pada 1369, larangan tersebut dicabut oleh Raja Edward III. Meski demikian, pada 1570 Ratu Elizabeth I kembali melarang sepak bola dan memberlakukan sanksi penjara bagi yang melanggar.

Baca Juga: Meski Persib Bandung Gugur dari ACL 2, Rekor Angker GBLA Tetap Terjaga! Ratchaburi FC Dipaksa Tumbang di Hadapan Ribuan Bobotoh

Baru pada akhir abad ke-17, Raja Charles II mencabut larangan tersebut dan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang ingin memainkan sepak bola.

Lahirnya Sepak Bola Modern di Inggris

Sejarah sepak bola modern dimulai di Inggris. Tonggak pentingnya adalah berdirinya Football Association (FA) melalui pertemuan 11 wakil klub sepak bola di Freemasons’ Tavern.

Dalam pertemuan tersebut disepakati satu aturan tunggal permainan sepak bola. Regulasi ini kemudian diikuti oleh asosiasi sepak bola Wales, Skotlandia, dan Irlandia. Standarisasi aturan inilah yang menjadi fondasi sepak bola modern.

Seiring berkembangnya olahraga ini secara global, pada awal abad ke-20 dibentuklah Federation Internationale de Football Association (FIFA) di Paris. Tujuh negara yang menjadi anggota pertama FIFA adalah Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, Belgia, Belanda, dan Prancis. Robert Guerin dari Prancis ditunjuk sebagai presiden pertama.

Dari Olimpiade hingga Piala Dunia

Perkembangan sepak bola dunia semakin pesat. Pada 1908, sepak bola resmi dipertandingkan dalam ajang Olimpiade. Momentum ini memperluas popularitas olahraga tersebut ke berbagai belahan dunia.

Puncaknya terjadi pada 1930 ketika kejuaraan dunia sepak bola pertama atau Piala Dunia digelar di Uruguay. Turnamen ini menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola dunia dan terus berlangsung hingga kini setiap empat tahun sekali.

Di luar lapangan, inovasi juga terus berkembang. Pada 1938, BBC menjadi stasiun televisi pertama yang menayangkan pertandingan sepak bola secara langsung. Kemudian pada 1966, fitur tayangan ulang (replay) mulai digunakan dalam siaran gol, yang semakin meningkatkan kualitas tontonan.

Kini, sepak bola telah menjelma menjadi olahraga paling populer di dunia. Dari permainan militer di Dinasti Han hingga panggung megah Piala Dunia, sejarah panjang tersebut membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan bagian dari peradaban manusia.

Editor : Axsha Zazhika
#fifa #Piala Dunia 1930 #asal usul sepak bola #Dinasti Han #sejarah sepak bola dunia