TULUNGAGUNG - Sejarah Manchester United selalu menarik untuk dibahas. Klub yang kini dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia itu ternyata lahir dari latar belakang sederhana sebagai tim pekerja kereta api. Dari klub kecil bernama Newton Heath hingga menjelma menjadi Setan Merah yang ditakuti di Eropa, perjalanan Manchester United penuh drama, tragedi, dan kejayaan.
Dalam sejarah Manchester United, titik balik paling krusial terjadi saat klub ini hampir bangkrut pada awal 1900-an. Siapa sangka, klub yang kini bermarkas di Old Trafford itu pernah berada di ambang kehancuran. Namun, dari kondisi terpuruk itulah identitas besar Manchester United mulai terbentuk.
Sejarah Manchester United tak bisa dilepaskan dari deretan nama besar yang membangun fondasi kejayaan. Mulai dari Sir Matt Busby hingga Sir Alex Ferguson, masing-masing memberikan warna dan warisan yang membuat klub ini memiliki DNA juara yang kuat hingga sekarang.
Awal Mula: Dari Newton Heath ke Manchester United
Manchester United didirikan pada 1878 dengan nama Newton Heath LYR Football Club. LYR merupakan singkatan dari Lancashire and Yorkshire Railway, karena klub ini memang dibentuk oleh para pekerja rel kereta api di kawasan Newton Heath, Manchester.
Awalnya, mereka hanya bermain di liga-liga kecil dan menghadapi sesama tim pekerja. Namun, kondisi keuangan klub memburuk drastis pada awal 1900-an. Krisis finansial membuat Newton Heath hampir bubar pada 1902.
Penyelamatan datang dari seorang pengusaha lokal, John Henry Davies. Ia tidak hanya menyuntikkan dana segar, tetapi juga mengganti nama klub menjadi Manchester United pada 24 April 1902. Warna seragam pun berubah dari hijau-kuning menjadi merah-putih, yang kemudian identik dengan julukan “Setan Merah”.
Baca Juga: Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Usai Tumbang dari Jakarta Popsivo Polwan
Gelar Perdana dan Tragedi Munich
Kesuksesan pertama datang pada 1908 saat Manchester United meraih gelar Liga Inggris perdana. Setahun kemudian, mereka menambah koleksi trofi dengan memenangkan Piala FA 1909.
Namun, era penting dalam sejarah klub dimulai ketika Sir Matt Busby ditunjuk sebagai pelatih pada 1945. Ia membangun tim dengan mengandalkan pemain-pemain muda berbakat yang dikenal sebagai “Busby Babes”.
Tragedi besar terjadi pada 1958 dalam peristiwa Munich Air Disaster. Pesawat yang membawa skuad Manchester United jatuh di Munich, Jerman, dan menewaskan sejumlah pemain utama. Peristiwa ini menjadi salah satu momen paling kelam dalam sejarah sepak bola dunia.
Meski dihantam duka mendalam, semangat klub tidak runtuh. Di bawah kepemimpinan Busby, Manchester United bangkit dan akhirnya meraih trofi Liga Champions pertama pada 1968. Mereka menjadi klub Inggris pertama yang menjuarai kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Era Keemasan Sir Alex Ferguson
Jika berbicara tentang dominasi, nama Sir Alex Ferguson tak bisa diabaikan dalam sejarah Manchester United. Ditunjuk sebagai pelatih pada 1986, Ferguson sempat diragukan karena performa tim yang belum stabil.
Titik balik terjadi pada 1990 saat United memenangkan Piala FA. Sejak saat itu, dominasi dimulai. Selama lebih dari dua dekade, Ferguson mempersembahkan 13 gelar Liga Inggris, lima Piala FA, dan dua trofi Liga Champions.
Puncak kejayaan terjadi pada 1999 ketika Manchester United meraih treble winners: Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim. Final Liga Champions melawan Bayern Munich menjadi laga legendaris setelah dua gol di masa injury time memastikan kemenangan 2-1.
Warisan dan Identitas Setan Merah
Manchester United dikenal bukan hanya karena trofi, tetapi juga karena tradisi dan mental juara. Klub ini selalu memiliki pemain kelas dunia, mulai dari Eric Cantona, Ryan Giggs, David Beckham, hingga Cristiano Ronaldo.
Sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013, performa tim memang mengalami pasang surut. Meski begitu, nama besar Manchester United tetap memiliki daya tarik global. Basis suporter mereka termasuk yang terbesar di dunia, menjadikan klub ini sebagai salah satu brand olahraga paling kuat secara komersial.
Dari klub pekerja kereta api hingga menjadi ikon sepak bola dunia, perjalanan panjang ini membuktikan bahwa sejarah Manchester United adalah kisah tentang ketahanan, kebangkitan, dan ambisi tanpa henti. Meski belum sepenuhnya kembali ke masa kejayaan, semangat Setan Merah tetap menyala di hati jutaan penggemarnya.
Editor : Axsha Zazhika