Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mini Treble Liverpool 2001: Musim Bersejarah The Reds Sabet 5 Gelar, Bukan Sekadar Mickey Mouse Treble!

Axsha Zazhika • Jumat, 20 Februari 2026 | 21:00 WIB

 

Mini Treble Liverpool 2001: Musim Bersejarah The Reds Sabet 5 Gelar, Bukan Sekadar Mickey Mouse Treble!
Mini Treble Liverpool 2001: Musim Bersejarah The Reds Sabet 5 Gelar, Bukan Sekadar Mickey Mouse Treble!

TULUNGAGUNG - Mini Treble Liverpool 2001 menjadi salah satu musim paling bersejarah dalam perjalanan The Reds di era modern. Jauh sebelum era Jurgen Klopp dan keajaiban Istanbul 2005, Liverpool pernah mengangkat lima trofi dalam rentang satu tahun. Pencapaian Mini Treble Liverpool 2001 itu bahkan terjadi saat dominasi Liga Inggris masih dipegang Manchester United dan Arsenal.

Mini Treble Liverpool 2001 memang kerap dipandang sebelah mata oleh rival yang menyebutnya “Mickey Mouse treble”. Namun fakta tak terbantahkan: lima gelar dalam satu tahun adalah capaian impresif. Di bawah asuhan Gerard Houllier, Liverpool membangun fondasi kebangkitan yang kemudian membuka jalan bagi era kejayaan berikutnya.

Awal Kebangkitan di Bawah Gerard Houllier

Gerard Houllier mengambil alih kursi manajer penuh pada 1998 setelah Roy Evans mundur. Ia datang membawa misi besar: memodernisasi klub dan mengembalikan Liverpool ke peta persaingan Eropa.

Houllier dikenal piawai memoles pemain muda. Di tangannya, Michael Owen dan Steven Gerrard berkembang pesat. Owen bahkan meraih Ballon d’Or di usia 22 tahun pada 2001, mengungguli nama-nama besar seperti Raul dan David Beckham.

Meski begitu, kesuksesan tidak datang instan. Pada musim-musim awal, Liverpool hanya mampu finis maksimal di posisi tiga Liga Inggris. Hingga akhirnya musim 2000-2001 menjadi titik balik bersejarah.

Piala Liga Jadi Fondasi Kepercayaan Diri

Trofi pertama Mini Treble Liverpool 2001 datang dari Piala Liga Inggris (saat itu bernama Worthington Cup). Perjalanan mereka tidak mudah.

Liverpool menyingkirkan Chelsea lewat gol Robbie Fowler di babak tambahan waktu. Stoke City dihajar 8-0, lalu Fulham disingkirkan lewat tiga gol di extra time. Di semifinal, mereka sempat kalah dari Crystal Palace pada leg pertama sebelum membalas 5-0 di Anfield.

Final melawan Birmingham City berlangsung dramatis. Skor 1-1 bertahan hingga adu penalti. Kiper Sander Westerveld menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan penting yang memastikan trofi pertama musim itu.

Meski Piala Liga bukan kompetisi paling prestisius di Inggris, kemenangan ini menjadi pijakan mental bagi skuad Houllier.

Baca Juga: Megawati Menggila di Proliga 2026, Coach Lodi Siapkan Taktik Khusus Redam Megatron.

Drama Final FA Cup: Owen Hancurkan Arsenal

Tiga bulan berselang, Liverpool menghadapi Arsenal di final FA Cup 2001. The Gunners kala itu diperkuat Thierry Henry dan Patrick Vieira di bawah racikan Arsene Wenger.

Arsenal unggul lebih dulu pada menit ke-73. Namun Michael Owen tampil heroik. Dua gol cepat pada menit ke-83 dan 88 membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Liverpool.

Itu adalah gelar FA Cup pertama Liverpool dalam sembilan tahun. Atmosfer euforia mulai terasa di Anfield.

Baca Juga: Megawati Hangestri Terancam Gagal Comeback ke Red Sparks? Nasib Pelatih Jadi Penentu Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Europa League dan Golden Goal Penentu

Gelar ketiga Mini Treble Liverpool 2001 datang dari ajang Europa League (saat itu Piala UEFA). Perjalanan mereka terbilang berat: AS Roma, FC Porto, hingga Barcelona disingkirkan.

Final melawan Deportivo Alaves menjadi salah satu laga paling dramatis dalam sejarah kompetisi. Skor silih berganti hingga 4-4.

Pertandingan ditentukan lewat sistem golden goal. Pada menit ke-116, bek Alaves Delfi Geli mencetak gol bunuh diri. Liverpool menang 5-4 dan memastikan mini treble: Piala Liga, FA Cup, dan Europa League.

Meski bukan treble “sempurna” seperti Manchester United 1999, capaian ini tetap monumental.

Baca Juga: Chelsea Siapkan Kontrak Baru Mark Cucurella, Nicholas Jackson Terancam? Manuver Transfer The Blues Makin Panas

Dua Gelar Tambahan: Lengkap Jadi Lima Trofi

Belum puas dengan tiga gelar, Liverpool membuka musim 2001-2002 dengan menjuarai Community Shield usai mengalahkan Manchester United 2-1. Gol Gary McAllister dan Michael Owen memastikan kemenangan.

Hanya 12 hari berselang, The Reds menjuarai UEFA Super Cup setelah menundukkan Bayern Munchen 3-2. Gol John Arne Riise, Emile Heskey, dan Owen memastikan kemenangan atas juara Liga Champions.

Dengan tambahan dua trofi tersebut, total lima gelar berhasil diraih dalam satu tahun kalender.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Pemain Asing BRI Super League: Persijap Borong Spanyol, Persib Resmi Kurzawa, Borneo FC Tambah Amunisi Brasil

Fondasi Era Modern Liverpool

Mini Treble Liverpool 2001 bukan sekadar deretan piala. Musim itu mengembalikan harga diri klub di level domestik dan Eropa. Nama-nama seperti Jamie Carragher, Markus Babbel, hingga Gary McAllister memberi warna penting.

Kesuksesan itu menjadi fondasi psikologis bagi kebangkitan berikutnya, termasuk keajaiban Istanbul 2005 hingga era Jurgen Klopp.

Bagi fans Liverpool, 2001 adalah bukti bahwa sebelum gelombang kejayaan modern, The Reds sudah lebih dulu menunjukkan mental juara. Dan Mini Treble Liverpool 2001 akan selalu dikenang sebagai musim emas yang tak lekang oleh waktu.

Editor : Axsha Zazhika
#Mini Treble Liverpool 2001 #FA Cup 2001 #michael owen #Europa League 2001 #Gerard Houllier