Radar Tulungagung - MotoGP Indonesia akhirnya kembali digelar setelah penantian panjang selama lebih dari dua dekade. Setelah terakhir kali berlangsung pada 1997, MotoGP Indonesia baru kembali masuk kalender balap dunia pada 2022 melalui Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Kembalinya MotoGP Indonesia tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan waktu lebih dari 20 tahun sejak Indonesia keluar dari kalender balap dunia pada 1998 akibat krisis ekonomi dan situasi politik yang tidak stabil.
Sebelum era Mandalika, Indonesia sebenarnya sudah memiliki sejarah panjang sebagai tuan rumah balap motor internasional, terutama di Sirkuit Sentul dan Sirkuit Ancol.
Awal Balap Motor Internasional di Indonesia
Sirkuit balap pertama di Indonesia dibangun di kawasan Ancol pada 1969. Pembangunan sirkuit tersebut diprakarsai oleh Tinton Suprapto dan menjadi tempat berbagai ajang balap nasional.
Awalnya, Sirkuit Ancol hanya berupa jalan pedesaan yang diaspal dengan lebar lintasan yang tidak konsisten. Renovasi besar dilakukan pada 1971 dengan penambahan fasilitas seperti paddock, papan skor, dan tribun penonton.
Prestasi terbesar Sirkuit Ancol adalah menjadi tuan rumah Formula Atlantic pada 1976. Namun memasuki awal 1990-an, sirkuit ini dinilai tidak lagi layak digunakan karena kawasan sekitarnya semakin padat penduduk.
Keluhan warga terkait kebisingan dan polusi juga menjadi alasan kuat untuk membangun sirkuit baru yang lebih modern.
Era Sirkuit Sentul dan MotoGP Pertama
Pembangunan Sirkuit Sentul dimulai pada 1990 dan selesai pada 1993 dengan tujuan utama menyelenggarakan balap internasional seperti Formula 1.
Namun desain tikungan yang sempit dan panjang lintasan yang pendek membuat Sentul tidak memenuhi standar Formula 1. Meski begitu, sirkuit ini tetap cocok untuk balap motor internasional.
Sentul kemudian sukses menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK) mulai 1994 hingga 1997.
Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi Indonesia untuk menggelar MotoGP yang saat itu masih bernama GP 500.
MotoGP pertama di Indonesia digelar pada 1996 dengan sejumlah pembalap bintang dunia ikut berpartisipasi. Mick Doohan berhasil menjadi juara kelas 500cc, sementara kelas 250cc dimenangkan Tetsuya Harada dan kelas 125cc dimenangkan Masaki Tokudome.
Penyelenggaraan MotoGP kembali dilakukan pada 1997. Saat itu hadir pembalap legendaris seperti Mick Doohan, Max Biaggi, dan Valentino Rossi yang masih berlaga di kelas 125cc.
Tadayuki Okada berhasil memenangkan balapan kelas 500cc pada musim tersebut.
Indonesia Keluar dari Kalender MotoGP
Kesuksesan tersebut tidak berlanjut karena Indonesia harus keluar dari kalender balap dunia pada 1998.
Krisis moneter Asia yang terjadi sejak 1997 membuat kondisi ekonomi Indonesia melemah sehingga penyelenggaraan event internasional menjadi sulit dilakukan.
Selain itu, kondisi politik yang tidak stabil pada 1998 membuat Indonesia dianggap tidak aman untuk menyelenggarakan balapan internasional.
Sejak saat itu, MotoGP tidak lagi digelar di Indonesia selama lebih dari 20 tahun.
Di sisi lain, Sirkuit Sentul juga mulai dianggap kurang layak oleh penyelenggara MotoGP karena desainnya sudah ketinggalan zaman.
MotoGP Asia Tenggara kemudian lebih banyak digelar di Sirkuit Sepang Malaysia yang dibangun pada 1999.
Proyek Mandalika dan Kembalinya MotoGP
Upaya membawa kembali MotoGP ke Indonesia terus dilakukan sejak 2010-an. Salah satu rencana sempat mengarah pada renovasi Sirkuit Sentul dengan anggaran besar.
Namun proyek tersebut tidak berjalan karena keterbatasan pendanaan.
Kesempatan kembali terbuka ketika promotor MotoGP memberikan hak penyelenggaraan kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada 2017.
Alih-alih merenovasi Sentul, diputuskan untuk membangun sirkuit baru di kawasan Mandalika, Lombok.
Lokasi Mandalika dipilih karena memiliki potensi pariwisata yang besar dengan pemandangan pantai yang menarik bagi wisatawan internasional.
Pembangunan Sirkuit Mandalika dimulai pada 2019 dan selesai pada akhir 2021.
World Superbike menjadi ajang internasional pertama yang digelar di Mandalika pada 2021 sebelum MotoGP resmi kembali ke Indonesia pada 2022.
Meski World Superbike tidak lagi digelar sejak 2023 karena faktor finansial dan minimnya penonton, MotoGP tetap akan berlangsung di Mandalika dalam jangka panjang setelah kontrak diperpanjang.
Selain MotoGP, Mandalika kini juga menjadi tuan rumah berbagai ajang balap internasional dan nasional seperti Asia Talent Cup, GT World Challenge, dan Mandalika Racing Series.
Kehadiran Mandalika menjadikan Indonesia kembali sebagai salah satu pusat balap motor dunia sekaligus pasar penting bagi perkembangan MotoGP di kawasan Asia.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh