Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kecelakaan Fatal MotoGP Sepanjang Sejarah: Dari Wayne Rainey Lumpuh hingga Tragedi Marco Simoncelli

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Selasa, 3 Maret 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan fatal MotoGP sepanjang sejarah, dari Wayne Rainey lumpuh hingga tragedi Marco Simoncelli yang mengguncang dunia balap.(Pinterest)
Kecelakaan fatal MotoGP sepanjang sejarah, dari Wayne Rainey lumpuh hingga tragedi Marco Simoncelli yang mengguncang dunia balap.(Pinterest)

Radar Tulungagung - Kecelakaan fatal MotoGP menjadi bagian kelam dalam sejarah balap motor paling bergengsi di dunia. Di balik kecepatan tinggi dan teknologi canggih, sejumlah pembalap pernah mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan cedera permanen hingga kehilangan nyawa.

Kecelakaan fatal MotoGP menunjukkan betapa berbahayanya olahraga balap motor meskipun standar keselamatan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sejumlah insiden besar dalam kecelakaan fatal MotoGP tidak hanya mengejutkan penggemar balap, tetapi juga mengubah regulasi keselamatan pembalap. Beberapa kecelakaan bahkan dikenang sebagai momen paling tragis dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor.

Berikut beberapa kecelakaan paling fatal yang pernah terjadi dalam sejarah MotoGP.

Wayne Rainey Lumpuh di GP Italia

Salah satu tragedi paling terkenal terjadi pada 1993 ketika pembalap Amerika Wayne Rainey mengalami kecelakaan di Grand Prix Italia. Juara dunia kelas 500cc tiga kali berturut-turut pada 1990 hingga 1992 itu mengalami kecelakaan saat berusaha mempertahankan peluang juara dunia.

Insiden terjadi ketika Rainey kehilangan kendali di tikungan dengan kecepatan sekitar 160 kilometer per jam. Ia terlempar dari motor Yamaha YZR500 yang dikendarainya.

Kecelakaan tersebut menyebabkan tulang belakang Rainey patah dan merusak sarafnya. Akibatnya, ia mengalami kelumpuhan permanen dari dada ke bawah dan harus mengakhiri karier balapnya lebih cepat.

Tabrakan Andrea Dovizioso dan Fabio Quartararo

Kecelakaan besar juga terjadi pada Grand Prix Inggris 2019 di Sirkuit Silverstone. Insiden ini melibatkan Andrea Dovizioso dan Fabio Quartararo yang terjatuh di tikungan pertama sesaat setelah balapan dimulai.

Quartararo terjatuh setelah kehilangan grip ban belakang saat mencoba menghindari pembalap di depannya. Dovizioso yang berada tepat di belakang tidak sempat menghindar dan menabrak motor Quartararo.

Kedua pembalap terlempar ke area gravel dengan kecepatan tinggi. Motor Ducati milik Dovizioso bahkan sempat terbakar akibat benturan keras.

Quartararo tidak mengalami cedera serius, sementara Dovizioso sempat tidak sadarkan diri dan mengalami amnesia sementara sebelum akhirnya pulih.

Tragedi Silverstone 1983

Sirkuit Silverstone juga pernah mencatat tragedi kelam pada 1983. Insiden ini melibatkan dua pembalap Suzuki yaitu Norman Brown dan Peter Hatherhill.

Kecelakaan terjadi ketika motor Brown mengalami masalah mesin sehingga melambat di lintasan. Hatherhill yang berada di belakang tidak sempat menghindar dan menyenggol motor Brown dengan keras.

Brown yang saat itu berusia 23 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Hatherhill sempat dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter, namun akhirnya juga meninggal dunia akibat luka serius.

Balapan saat itu langsung dihentikan dengan bendera merah setelah insiden tragis tersebut.

Insiden Nyaris Renggut Nyawa Rossi

Kecelakaan mengerikan terjadi pada 2020 di Sirkuit Red Bull Ring Austria yang melibatkan Johann Zarco dan Franco Morbidelli.

Insiden terjadi saat Morbidelli menyenggol bagian belakang motor Zarco dengan kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam. Kedua pembalap langsung terjatuh dan motor mereka terpental dengan kecepatan tinggi.

Motor yang terpental nyaris menghantam Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang berada di belakang. Kedua pembalap itu selamat hanya karena selisih jarak yang sangat tipis.

Balapan sempat dihentikan dengan bendera merah sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.

Tragedi Marco Simoncelli 2011

Salah satu kecelakaan fatal MotoGP paling tragis terjadi pada Grand Prix Malaysia 2011. Pembalap Italia Marco Simoncelli meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan parah di Sirkuit Sepang.

Insiden terjadi pada putaran kedua ketika Simoncelli kehilangan kendali di tikungan dan terjatuh ke racing line. Valentino Rossi dan Colin Edwards yang berada di belakang tidak sempat menghindar dan menabrak tubuh Simoncelli.

Akibat benturan keras tersebut, helm Simoncelli terlepas dan ia mengalami cedera berat di kepala dan leher. Simoncelli sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia beberapa waktu kemudian.

Balapan Grand Prix Malaysia akhirnya dibatalkan dan tidak ada poin yang diberikan kepada pembalap.

Tragedi Simoncelli menjadi salah satu momen paling menyedihkan dalam sejarah MotoGP dan mendorong peningkatan standar keselamatan pembalap hingga saat ini.

Meski teknologi keselamatan terus berkembang, kecelakaan fatal MotoGP tetap menjadi pengingat bahwa balap motor adalah olahraga berisiko tinggi yang membutuhkan keberanian luar biasa dari setiap pembalap.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#wayne rainey #kecelakaan motogp #Tragedi MotoGP #marco simoncelli