RADAR TULUNGAGUNG - Babak 16 besar Liga Champions akhirnya resmi dimulai.
UEFA telah merilis hasil drawing yang mempertemukan sejumlah klub raksasa Eropa dalam duel panas menuju perempat final.
Sejumlah pertandingan besar langsung tersaji pada fase ini.
Mulai dari duel klasik Real Madrid vs Manchester City, laga balas dendam PSG vs Chelsea, hingga pertemuan ulang Liverpool vs Galatasaray yang sebelumnya sudah terjadi di fase liga.
Babak 16 besar Liga Champions musim ini diprediksi berjalan ketat.
Selain diisi klub-klub elite Eropa, beberapa tim juga membawa misi khusus, mulai dari pembuktian pelatih baru hingga upaya melanjutkan status sebagai giant killer.
Liverpool Waspadai Neraka Rams Park
Liverpool kembali dipertemukan dengan Galatasaray. Pertemuan ini menjadi laga ulang setelah sebelumnya kedua tim saling bentrok pada fase liga.
Bagi The Reds, pertandingan ini tidak akan mudah.
Pada leg pertama mereka harus bertandang ke Rams Park, stadion yang dikenal sebagai salah satu kandang paling angker di Eropa.
Galatasaray bahkan sempat menunjukkan kekuatannya saat membantai Juventus 5-2 di Istanbul.
Tim asuhan Okan Buruk dikenal memiliki pressing tinggi serta kemampuan memanfaatkan bola mati.
Liverpool harus belajar dari pertemuan sebelumnya. Meski sempat mendominasi penguasaan bola hingga 67 persen, lini depan mereka gagal memaksimalkan peluang.
Jika ingin lolos dari babak 16 besar Liga Champions, Liverpool wajib meningkatkan efektivitas di depan gawang.
Barcelona Hadapi Kecepatan Newcastle
Duel menarik lainnya mempertemukan Newcastle United vs Barcelona. Pada pertemuan sebelumnya di fase liga, Barcelona berhasil menang tipis 2-1 di Inggris.
Namun pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak ingin meremehkan kekuatan Newcastle.
Tim asuhan Eddie Howe memiliki pemain-pemain cepat seperti Harvey Barnes, Anthony Gordon, dan Anthony Elanga.
Kecepatan para pemain tersebut bisa menjadi ancaman serius jika Barcelona bermain dengan garis pertahanan terlalu tinggi.
Karena itu, Barcelona kemungkinan akan menggunakan pendekatan mid block yang lebih kompak untuk menutup ruang di lini tengah dan memaksa Newcastle menyerang dari sisi lapangan.
Tottenham vs Atletico, Ujian Igor Tudor
Tottenham Hotspur akan menghadapi Atletico Madrid dalam laga yang menjadi debut Igor Tudor di Liga Champions bersama Spurs.
Tantangan Tudor tidak ringan. Rekor kepelatihannya di kompetisi ini kurang impresif dengan hanya dua kemenangan dari delapan pertandingan sebelumnya.
Di sisi lain, Atletico Madrid asuhan Diego Simeone dikenal sangat berbahaya dalam serangan balik.
Kecepatan pemain seperti Ademola Lookman bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Spurs yang sering naik terlalu tinggi.
Tottenham diperkirakan akan mengandalkan kreativitas lini tengah serta pergerakan penyerang untuk membuka ruang di pertahanan Atletico.
Atalanta Tantang Kekuatan Bayern Munchen
Pertandingan menarik lainnya adalah Atalanta vs Bayern Munchen. Ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di Liga Champions.
Atalanta tampil impresif setelah sebelumnya menyingkirkan Borussia Dortmund. Tim Italia itu dikenal dengan gaya permainan agresif dan pressing tinggi sejak awal pertandingan.
Namun Bayern Munchen memiliki kemampuan pressing resistance yang sangat baik.
Pemain seperti Michael Olise, Luis Diaz, dan Harry Kane mampu keluar dari tekanan lawan dan melancarkan serangan balik cepat.
Meski Bayern lebih diunggulkan, Atalanta punya catatan bagus saat menghadapi tim Jerman dengan delapan kemenangan dari 15 pertandingan melawan klub Bundesliga.
Arsenal vs Leverkusen dan PSG vs Chelsea
Arsenal juga menghadapi ujian berat saat bertemu Bayer Leverkusen. Klub Jerman tersebut memiliki catatan cukup baik saat menghadapi tim Inggris di fase gugur kompetisi Eropa.
Meski demikian, Arsenal memiliki keunggulan dari sisi sayap. Pemain seperti Bukayo Saka bisa memanfaatkan ruang dan memaksa bek Leverkusen lebih banyak bertahan.
Sementara itu, laga PSG vs Chelsea diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 16 besar.
PSG membawa misi balas dendam setelah sebelumnya kalah 3-0 dari Chelsea pada final Piala Dunia Antarklub 2025.
Tim asuhan Luis Enrique memiliki kekuatan di lini tengah dengan Vitinha dan Joao Neves sebagai motor permainan.
Sementara lini depan diisi pemain cepat seperti Ousmane Dembele.
Chelsea sendiri mengandalkan kreativitas Cole Palmer serta dukungan lini tengah yang dipimpin Enzo Fernandez.
Real Madrid vs Manchester City Jadi Big Match
Pertandingan paling dinanti tentu saja Real Madrid vs Manchester City. Duel ini sudah menjadi “tradisi” dalam beberapa musim terakhir Liga Champions.
Real Madrid harus belajar dari kekalahan mereka di fase liga saat terlalu membiarkan City mendominasi penguasaan bola.
Untuk mengatasinya, lini tengah Madrid diperkirakan akan memainkan peran penting dalam mengatur tempo permainan sekaligus memutus aliran bola City.
Sementara Manchester City di bawah Pep Guardiola akan memanfaatkan rotasi pemain dan pergerakan cepat di sayap untuk membuka ruang bagi Erling Haaland di lini depan.
Dengan sederet pertandingan besar tersebut, babak 16 besar Liga Champions musim ini dipastikan menghadirkan pertarungan sengit antar klub elite Eropa dalam perebutan tiket menuju perempat final.
Editor : Krisna Pambudi