KOTA BLITAR – Partai sengit tersaji di Stadion Soepriadi pada Kamis (17/8) lalu. Menjamu lawan kuat dari Kabupaten Pasuruan dalam lanjutan kualifikasi Porprov VIII Jatim 2023, tim Askot PSSI Blitar hanya mampu mengambil satu poin. Laga yang menentukan pemuncak dan runner-up klasemen grup C itu berakhir dengan skor sama kuat, 2-2. Namun, hasil ini cukup untuk membuat cah Blitar lolos ke event utama porprov sebagai juara grup.
Tim Kota Blitar sempat kewalahan di awal laga. Permainan cepat tim Kabupaten Pasuruan membuat lini belakang tim Kota Blitar bekerja keras untuk membendung serangan di paro waktu pertama. Memasuki babak kedua, tim pelatih coba mengaplikasikan pola berbeda. Hasilnya, tim Kota Blitar lebih aktif menyerang hingga mampu menyamakan kedudukan. Skor akhir 2-2 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Ditemui usai laga, Ketua Askot PSSI Blitar Yudi Meira mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Sebab, tambahan satu poin dari laga pamungkas kemarin membuat tim Kota Blitar makin nyaman di pucuk klasemen dengan torehan total 7 poin. “Iya. Kami lolos sebagai pemuncak grup. Hasil hari ini (Kamis lalu, Red) terbilang memuaskan. Karena target kami di pra porprov ini adalah untuk lolos sebagai juara grup,” tandasnya.
Kota Blitar ditemani Kabupaten Pasuruan yang juga lolos dari grup C dengan predikat runner-up. Kedua tim ini lolos dari grup C dengan jumlah koleksi poin yang sama. Bedanya, tim Kota Blitar unggul dari segi produktivitas gol. Rinciannya, tim Kota Blitar memasukkan 12 gol dan kemasukan 3 gol. Lalu, Kabupaten Pasuruan memasukkan 5 gol dan kemasukan 3 gol.
Rinciannya, menang 6-0 melawan tim Askab Nganjuk di laga pembuka grup C, menang dengan skor 4-1 melawan Askot Batu di matchday kedua, dan imbang melawan Askab Pasuruan dengan skor 2-2.
Menilik hasil ini, lanjut Yudi, Askot mulai mengalihkan fokus ke agenda selanjutnya. Yakni, event utama Porprov VIII Jatim. Namun, asosiasi tak punya banyak waktu untuk melakukan persiapan. Pasalnya, multievent terakbar tingkat provinsi itu bakal dihelat pada 6-19 September mendatang. Jajaran tim pelatih langsung diberi instruksi khusus untuk menggelar sesi evaluasi, istirahat pemain, latihan rutin, hingga uji coba di sisa waktu yang ada.
“Terpenting anak-anak biar istirahat dulu. Pastikan mereka bugar sebelum nanti kita kembali push untuk latihan rutin atau uji coba jika memang ada. Karena jadwal pertandingan di porprov sangat padat. Jadi, faktor mental dan fisik yang betul-betul digenjot sebelum berangakat ke venue nanti,” ujar pria yang juga menjadi anggota DPRD Kota Blitar ini. (dit/c1/din)
Editor : Doni Setiawan