Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cari Wisata Edukasi, 3 Situs Sejarah di Tulungagung pada Masa Majapahit

Didin Cahya Firmansyah • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:00 WIB

 

WISATA EDUKASI: Candi Dadi bisa dijadikan sebagai wisata edukasi yang merupakan situs sejarah peningglan era Kerajaan Majapahit di Tulungagung.
WISATA EDUKASI: Candi Dadi bisa dijadikan sebagai wisata edukasi yang merupakan situs sejarah peningglan era Kerajaan Majapahit di Tulungagung.

TULUNGAGUNG- Tulungagung memiliki banyak peninggalan situs sejarah disebabkan karena letak lokasi yang strategis serta merupakan daerah yang berkembang di masa Kerajaan Kadiri hingga masa Kerajaan Majapahit.

Banyaknya situs sejarah ini bisa dijadikan wisata edukasi bersama teman atau keluarga. Para pengunjung dapat menerima wawasan mengenai situs dari juru kunci yang ada.

Beberapa situs peninggalan ini memiliki sejarah yang kuat sehingga sangat pas dijadikan sebagai wisata edukasi yang ada di Tulungagung, diantaranya: 

1. Candi Gayatri

Wisata edukasi di Tulungagung yang pertama adalah Candi Gayatri, yang menjadi ciri dari candi ini ialah stupa perwujudan Gayatri yang berada di tengah candi dengan kondisi bentuk duduk bersila.

Dari pusat kota Tulungagung Candi Gayatri ditempuh dengan jarak 7 km . Candi Gayatri atau Candi Boyolangu berlokasi di tengah pemukiman penduduk Dusun Dadapan, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu.

Situs sejarah ini diduga dibagun pada zaman Majapahit masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1359 M s/d 1389 M) ,berdasarkan dari angka tahun pada kedua umpak bangunan induk (1369 M & 1389 M).

2. Candi Dadi

Candi Dadi merupakan situs sejarah peninggalan dari era Kerajaan Majapahit yang diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-14 atau abad ke-15.

Menurut pakar sejarah Tulungagung, nama “Dadi” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “Jadi”. Latar belakang dari nama Candi Dadi adalah karena bentuk candinya yang paling sempurna diantara candi yang lain.

Diantara candi lainnya ialah Candi Urung, Candi Buto, dan Candi Gemali. Yang sudah runtuh tidak berbentuk dan hanya berupa gundukan batu andesit.

Lokasi Candi Dadi berada di Dusun Mojo, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu. Candi berada di atas perrbukitan dengan ketinggian 360 mdpl.

Sehingga pengunjung yang ingin melihat situs sejarah Candi Dadi harus menaiki tangga sewu dan dilanjutkan dengan sedikit melakukan pendakian.

3. Candi Sanggrahan

Situs sejarah di Tulungagung yang bisa dijadikan sebagai wisata edukasi selanjutnya adalah Candi Sanggrahan.

Candi Sanggrahan berlokasi di Dusun Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu. Candi ini merupakan situs sejarah yang dimana dibaung pada zaman Kerajaan Majapahit masa pemerintahan Hayam Wuruk (1359-1389 M).

Dulunya Candi Sanggrahan difungsikan sebagai tempat beristirahatnya rombongan pasukan pembawa jenazah bernama Gayatri yang bergelar Rajapadmi.

Candi Sanggrahan atau juga dikenal dengan nama Candi Cungkup sangat dijadikan sebagai wisata edukasi, karena akses jalan terbilang mudah dan berada di tengah perkampungan masyarakat.

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#candi sanggrahan #Candi Gayatri #candi dadi