Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Berkunjung ke JLS Tulungagung, Jangan Lupa Mampir Kuliner di Angkringan Sky View

Rinto Wahyu Hidayat • Senin, 29 Juli 2024 | 16:23 WIB
INDAH: Pengunjung berada di angkringan sambil menikmati panorama laut selatan di kawasan JLS Tulungagung.
INDAH: Pengunjung berada di angkringan sambil menikmati panorama laut selatan di kawasan JLS Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Pembangunan jalur lintas selatan (JLS) membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.

Salah satunya berdampak terhadap peningkatan perekonomian warga, khususnya bagi warga Dusun Papar, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung.

Kepala Dusun (Kasun) Papar, Lukman Basuki mengakui bahwa tuntasnya pembangunan JLS yang melintasi kawasan Desa Kalibatur berbuah manis.

Tak hanya membuka akses jalan, tapi juga menggairahkan ekonomi. Masyarakat membuka warung di sepanjang JLS.

“Jadi sejak berakhirnya pembangunan JLS itu, mulai ada warung, dan terus bertambah hingga sekarang,” ujarnya.

Lukman mengatakan, mayoritas warung berada di atas tebing. Dulu, lokasi tersebut banyak digunakan warga setempat menuju ke ladang untuk bercocok tanam. Kini, banyak berubah untuk warung.

“Daya tariknya di warung itu adalah sunset. Pengunjung melihat pemandangan yang menakjubkan,” katanya.

Destinasi wisata kuliner bertemakan Sky View.
Destinasi wisata kuliner bertemakan Sky View.

Menurut Lukman, warung di sana didirikan secara pribadi. Modal kebanyakan dari hasil panen, selanjutnya untuk membuat warung.

Jenis makanan dan minuman yang dijual tradisional. Beberapa di antaranya, nasi tiwul, lontong, rujak, kopi, teh, dan banyak lainnya.

Nah, agar terlihat lebih menarik, keberadaan warung-warung di sana benar-benar ditata dengan baik. Pemerintah desa setempat menggandeng kelompok masyarakat (pokmas).

Penataan mengutamakan safety. Sebab, dulu sebelum ada warung, banyak pengunjung berdiri ataupun duduk di tebing curam.

Mereka ingin berswafoto dengan latar belakang view sunset menakjubkan.

“Warung berjenis angkringan. Total ada sekitar 23 warung. Kebetulan kami koordinasi. Kini, pengunjung bisa duduk di warung untuk menikmati pemandangan,” katanya.

KOMPAK: Kasun Papar (dua dari kiri) foto bareng Pokmas dilokasi alam Tebing sky view desa Kalibatur.
KOMPAK: Kasun Papar (dua dari kiri) foto bareng Pokmas dilokasi alam Tebing sky view desa Kalibatur.

“Sudah satu tahun ini warung masyarakat terus ditata agar menjadi lebih tertib dan memudahkan pengunjung,” imbuhnya.

Menurut Lukman, mayoritas pemilik warung merupakan petani setempat. Mereka mendirikan warung tersebut juga sambil menjaga tanaman mereka dari serangan hama.

“Jadi, menjaga tanaman dari serangan hama, yakni babi dan monyet,” tandasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#jls tulungagung #wisata