Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dulu Ada Jalur Kereta Api Tulungagung-Trenggalek Sepanjang 48 Km, Di Mana Saja Letak Bekas Stasiun dan Haltenya?

Dharaka R. Perdana • Selasa, 1 Oktober 2024 | 20:43 WIB
Peta jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu
Peta jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu

TULUNGAGUNG – Belanda banyak sekali membangun jaringan rel kereta api di Pulau Jawa, Madura, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan, tak terkecuali di Tulungagung pada era kolonialisme dulu.

Pada 1939 diperkirakan menjadi tahun terakhir Belanda membangun jalur rel. Hal ini tercatat dalam sejarah pembangunan jalur rel pada masa Netherland-Indische, hingga. Bahkan total panjang keseluruhan jalan rel di Indonesia mencapai 6811 kilometer.

Pembangunannya dilaksanakan beberapa perusahaan pemerintah dan swasta Belanda, seperti Staat Spoorwegen dan Netherland Indische Spoorwegemaatschappi. Mereka adalah perusahaan kereta api pemerintah kolonial, juga seperti Oost Java Spoorwegemaatschappij, Soerabaja Stoomtram Maatschappij, dan masih banyak lagi sebagai perusahaan swasta.

Banyak jaringan jalur rel kereta api yang dibangun pada saat itu, baik jalur trem, jalur kereta api utama, maupun jalur kereta api percabangan (jalur simpang). Namun dari tahun ke tahun, jalur-jalur kereta api tidak semakin bertambah, malah semakin berkurang panjangnya. 

Jalur-jalur yang mati, banyak di antaranya karena kurangnya okupansi angkutan, kalah persaingan dengan moda angkutan lain, atau sebab lain. Jalur kereta yang mati, ada yang mati setelah Indonesia merdeka, bahkan sebelum Indonesia merdeka, atau masih dijajah juga ada yang terpaksa dimatikan. 

Banyak jalur rel yang mati atau dinonaktifkan untuk sementara, bahkan ada yang dibongkar paksa oleh Jepang yang menjajah pada tahun 1942-1945, untuk diangkut dan dibangun kembali di Burma. Salah satu lintas jalur KA yang terpaksa dimatikan sebelum Indonesia merdeka adalah jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu.

Lintas Tulungagung-Trenggalek merupakan jalur cabang yang dibuka dalam 2 tahap pembangunan, yaitu 15 Juli 1921 (Tulungagung-Boyolangu-Campurdarat) sepanjang 14 Km, dan 1 Juli 1922 (Campurdarat-Bandung-Kedunglurah-Ngetal-Trenggalek-Tugu) sepanjang 25 Km.

Berikut sebaran stasiun dan halte di jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu

  1. Stasiun Tulungagung Ta                    000
    Jepun                                       Jpn                   1.143
    Beji                                          Bej                   2.747
    Boyolangu                               Byl                  6.535
    Pojok                                       Pjk                   8.913
    Pelem                                      Pel                   11.317
  2. Stasiun Campurdarat               Cpt                  670
    Duwet                                     Dwt                 16.840
    Sukoanyar                               Skr                   19.320
  3. Stasiun Bandung                     Bnd                 620
    Bandungpasar                         Bndp               21.285
    Bulus                                       Bls                  24.191
    Kedunglurah                           Kdl                  27.780
    Bendo                                     Bdo                31.212
    Ngetal                                    Ntl                  33.415
    Siwalan                                   Swn                 36.820
  4. Stasiun Trenggalek                 Trg                  762
    Kedungsangkal                       Kgs                 40.990
    Nglongsor                               Ngs                 43.720
    Winong                                   Wng                46.769
  5. Stasiun Tugu Tgu                  375

Apakah rumah anda ada bekas jalur kereta api Tulungagung-Trenggalek?

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#jalur tulungagung trenggalek #stasiun di tulungagung #stasiun #stasiun tulungagung #stasiun kereta