TULUNGAGUNG – Belanda banyak sekali membangun jaringan rel kereta api di Pulau Jawa, Madura, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan, tak terkecuali di Tulungagung pada era kolonialisme dulu.
Pada 1939 diperkirakan menjadi tahun terakhir Belanda membangun jalur rel. Hal ini tercatat dalam sejarah pembangunan jalur rel pada masa Netherland-Indische, hingga. Bahkan total panjang keseluruhan jalan rel di Indonesia mencapai 6811 kilometer.
Pembangunannya dilaksanakan beberapa perusahaan pemerintah dan swasta Belanda, seperti Staat Spoorwegen dan Netherland Indische Spoorwegemaatschappi. Mereka adalah perusahaan kereta api pemerintah kolonial, juga seperti Oost Java Spoorwegemaatschappij, Soerabaja Stoomtram Maatschappij, dan masih banyak lagi sebagai perusahaan swasta.
Banyak jaringan jalur rel kereta api yang dibangun pada saat itu, baik jalur trem, jalur kereta api utama, maupun jalur kereta api percabangan (jalur simpang). Namun dari tahun ke tahun, jalur-jalur kereta api tidak semakin bertambah, malah semakin berkurang panjangnya.
Jalur-jalur yang mati, banyak di antaranya karena kurangnya okupansi angkutan, kalah persaingan dengan moda angkutan lain, atau sebab lain. Jalur kereta yang mati, ada yang mati setelah Indonesia merdeka, bahkan sebelum Indonesia merdeka, atau masih dijajah juga ada yang terpaksa dimatikan.
Banyak jalur rel yang mati atau dinonaktifkan untuk sementara, bahkan ada yang dibongkar paksa oleh Jepang yang menjajah pada tahun 1942-1945, untuk diangkut dan dibangun kembali di Burma. Salah satu lintas jalur KA yang terpaksa dimatikan sebelum Indonesia merdeka adalah jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu.
Lintas Tulungagung-Trenggalek merupakan jalur cabang yang dibuka dalam 2 tahap pembangunan, yaitu 15 Juli 1921 (Tulungagung-Boyolangu-Campurdarat) sepanjang 14 Km, dan 1 Juli 1922 (Campurdarat-Bandung-Kedunglurah-Ngetal-Trenggalek-Tugu) sepanjang 25 Km.
Berikut sebaran stasiun dan halte di jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu
- Stasiun Tulungagung Ta 000
Jepun Jpn 1.143
Beji Bej 2.747
Boyolangu Byl 6.535
Pojok Pjk 8.913
Pelem Pel 11.317 - Stasiun Campurdarat Cpt 670
Duwet Dwt 16.840
Sukoanyar Skr 19.320 - Stasiun Bandung Bnd 620
Bandungpasar Bndp 21.285
Bulus Bls 24.191
Kedunglurah Kdl 27.780
Bendo Bdo 31.212
Ngetal Ntl 33.415
Siwalan Swn 36.820 - Stasiun Trenggalek Trg 762
Kedungsangkal Kgs 40.990
Nglongsor Ngs 43.720
Winong Wng 46.769 - Stasiun Tugu Tgu 375
Apakah rumah anda ada bekas jalur kereta api Tulungagung-Trenggalek?
Editor : Dharaka R. Perdana