TULUNGAGUNG - Menikmati akhir pekan dengan berlibur dan menikmati pemandangan alam memang tidak pernah gagal untuk sejenak menangkan pikiran.
Namun buat kalian yang bingung mau kemana, Tulungagung menawarkan banyak pilihan destinasi wisata alam yang sayang banget kalian lewatkan jika berlibur di Jawa Timur, yuk cek ada apa saja!
Puncak Jowin, Kalidawir – Tulugagung
Wisata satu ini memang terkenal dengan pemandangan alamnya yang eksotis. Lokasinya yang diatas bukit mawarkan pemandangan alam dari langit Tulungagung.
Hamparan perbukitan hijau dan bangunan eksotis dengan nuansa bali membuat kita betah berlama lama disana, apalagi fasilitas yang ditawarkan pun cukup lengkap mulai parkir yang luas, pedopo, mushola, warung, toilet dan sebagainya. Tiket masuknya pun juga terjangkau yakni Rp. 10.000
Watu Payung, Campurdarat - Tulungagung
Masih dengan pemandangan alam dari langit Tulungagung, Watu payung yang terletak di Desa Palem, Kecamatan Campurdarat ini tidak kalah indahnya loh sobat RaTu.
Lokasi Watu Payung tak jauh dari pedesaan, saat mencapai di atas sana kalian akan disuguhi hamparan rumput hijau yang cukup luas dengan pemandangan perbukitan Tulungagung. Biasanya tempat ini menjadi salah satu spot yang diburu para pesepeda di pagi hari karena udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang indah. Selain pagi hari tempat ini juga cocok untuk mendirikan tenda di malam hari.
Coban Kromo, Campurdat - Tulungagung
Tak jauh dari lokasi Watu Payung, Jika kalian ingin menikmati keindahan alam yang segar - segar, Coban Kromo adalah salah satu destinasi yang tepat.
Meski air terjun yang satu ini tidak tinggi, namun mampu menghipnotis kita dengan keindahan alamnya, kalian juga bisa berenang maupun sekedar berendam di kolam berbentuk hati yang ada di Coban Kromo.
“sangat indah dan nyaman. cocok untuk pemuda dn dewasa. tempatnya indah.. ada kolam yg berbentuk hati..keren..”, komentara @aguspr** dalam aku google maps coban Kromo
Air Terjun Parang Kikis, Pagerwojo - Tulungagung
Masih dengan yang segar – segar, di Tulungagung juga memiliki hidden gem air terjun yang tidak kalah indahnya. Ai terjun tersebut adalah Air Terjun Parang Kikis.
Perpaduan bebatuan yang kokoh, aliran air yang jernih dan pepohonan yang rindang, menciptakan suatau estetika alam yang indah bikin mata enggan berpaling. Harga tiket masuk kesini juga cukup terjangkau yakni, Rp. 5000 saja.
Namun kita harus tetap berhati hati ya sobat RaTu, apalagi kalo kesini disaat musim hujan, karna arus yang mungkin lebih deras dan bebatuan yang licin.
Pantai Lumbung, Pucanglaban - Tulungagung
Ngomongin Tulungagung, kurang afdol kalo tidak bahas pantainya. Lokasinya yang berada di selatan Jawa timur dan berbatasan langsung dengan laut lepas tak heran Tulungagung memiliki banyak pantai indah, seperti halnya Pantai Lumbung.
Pantai satu ini memiliki daya tarik tersendiri, dengan batu tingggi yang terletak tengah pantai ditambah hamparan pasir putih yang luas. Selain itu pantai ini juga merupakan salah satu spot terbaik untuk berburu sunset loh sobat RaTu.
Pantai Ngalur, Tanggunggunung - Tulungagung
Pantai yang satu ini juga tidak kalah indahnya. Meski untuk mencapai lokasi ini cukup menguras tenaga dan memerlukan usaha ekstra namun hal ini sepadan dengan pemandangan yang akan kalian dapatkan.
Pantai satu ini menawarkaan keindahan alam yang masih alami dan asri, pantainya pun cukup bersih di tambah dengan pasir putih dan air yang pantai yang jernih. Pantai ini juga tidak terlalu ramai seakan membuat kita berasa di pantai pribadi, namun kalian juga tidak perlu khawatir di sekitar pantai juga ada beberapa warung sederhana untuk bersinggah
Sungai Niyama, Besuki – Tulungagung
Sungai yang berlokas di Besuki ini, uniknya memiliki nama yang berasal dari jepang yakni , “Ni” yang berati dua dan “Yama” yang berati gunung.
Tak hanya sekedar sungai biasa, sungai ini juga manawarkan keindahan alam yang luar biasa, ketika disini kalian juga bisa berfoto maupun sekedar berendam. Namun para pengunjung disarankan untuk tetap berhati-hati karna sungai yang dalam, apalagi ketika musim hujan tiba. Menurut kalian bagaimana nih sobat RaTu?***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra