Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jalur Mati Tulungagung-Campurdarat Sempat Kembali Aktif, Ke Mana Rel dan Railbed-nya Sekarang?

Dharaka R. Perdana • Rabu, 9 Oktober 2024 | 23:19 WIB

Peta jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu
Peta jalur mati Tulungagung-Trenggalek-Tugu

TULUNGAGUNG - Jalur kereta api Tulungagung-Trenggalek merupakan salah satu jalur mati di Pulau Jawa. Jalur ini secara resmi ditutup Staatspoorwegen (SS) pada 1 November 1932 karena opgebroken (dicabut).

Hal ini dikarenakan faktor resesi ekonomi global dekade 1930-an dan faktor terus meruginya lintas yang melintasi kawasan selatan Tulungagungg ini juga menjadi penyebab ditutupnya. Lalu di mana keberadaan relnya sendiri?

Baca Juga: Dulu Ada Jalur Kereta Api Tulungagung-Trenggalek Sepanjang 48 Km, Di Mana Saja Letak Bekas Stasiun dan Haltenya?

Dilansir stasiun.kereta.id rel segmen Campurdarat–Tugu telah dicabut Jepang pada 1943. Sedangkan gundukan tanahnya (railbed) telah dikeruk untuk mempertinggi jalan raya Campurdarat–Bandung.

Karena jalan raya Campurdarat–Bandung memiliki peran penting untuk mobilitas rakyat dan tentara di era perang revolusi dan satu-satunya jalan yang tidak tergenang dari awal tahun 1900-an hingga 1960.

Baca Juga: Bekasnya Sudah Tak Tersisa, Berikut Sekelumit Kisah Stasiun Bandung di Jalur Kereta Api Mati Tulungagung-Trenggalek

Sementara segmen Tulungagung–Campurdarat sempat dibuka kembali oleh Djawatan Kereta Api Indonesia dan aktif hingga masa Perusahaan Negara Kereta Api sebagai angkutan gamping dan gula PG Mojopanggung.

Hal ini juga mencakup beberapa segmen jalur yang telah dibongkar oleh Jepang sempat dibangun kembali oleh pihak pabrik gula sebagai jalur lori perkebunan.

Baca Juga: Ini Dia Stasiun Paling Utara di Tulungagung, Ternyata Menyimpan Fakta yang Menarik

Namun dikarenakan jalur ini ditutup sebelum era kemerdekaan serta dianggap sebagai jalur lori pabrik gula, jalur ini tidak dianggap dan tidak dipatoki sebagai aset PT KAI.

Meskipun jalur tersebut tercatat dalam buku Jarak antar Stasiun. Hanya meninggalkan bekas-bekas railbed dan fondasi jembatan yang masih kokoh.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor : Dharaka R. Perdana
#jalur tulungagung trenggalek #kereta #stasiun kereta api #stasiun di tulungagung #kereta api