Banyaknya jasa transportasi menjadi pilihan pemudik agar dapat selamat sampai ke tujuan.
Diketahui transportasi udara menjadi salah satu alat transportasi teraman dibanding transportasi lain.
Asosiasi Transportasi Udara Internasional atau IATA telah merilis laporan terkait keselamatan tahunan 2023.
Dimana tingkat kecelakaan secara keseluruhan menurun menjadi 0,80 per juta sektor di tahun 2023 atau satu kecelakaan setiap 1,26 juta penerbangan.
Sebelumnya pada tahun 2022, tingkat kecelakaan dari moda transportasi udara masih diangka 1,30 per juta sektor.
Tak hanya itu, resiko kematian atas moda transportasi ini pun kian menurun setiap tahunnya. Diketahui resiko kematian berada diangka 0,03 pada tahun 2023.
Artinya seseorang harus melakukan perjalanan udara setiap hari selama 103.239 tahun untuk mengalami kecelakaan fatal.
Perkembangan transportasi udara pun semakin mengalami perkembangan. Dengan begitu resiko kematian akibat perjalanan udara dapat semakin diminimalisir.
Di Indonesia telah banyak perusahaan baik negeri maupun swasta yang menawarkan jasa penerbangan.
Tentu hal ini semakin memperbanyak pilihan bagi pemudik untuk memilih jasa transportasi udara kesayangan.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz