RADAR TULUNGAGUNG - Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti-nanti, dan kenyamanan di perjalanan menjadi faktor penting bagi para pemudik.
Salah satu hal yang wajib diperhatikan adalah memilih rest area terbaik untuk beristirahat saat perjalanan mudik Lebaran.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Tulungagung yang Wajib Dikunjungi Saat Mudik Lebaran: Alamnya Bikin Betah!
Beberapa rest area favorit di Tol Trans Jawa menjadi pilihan utama saat mudik Lebaran karena fasilitasnya yang lengkap dan kenyamanannya.
Salah satunya adalah Rest Area KM 19 di Tol Jakarta-Cikampek yang terkenal dengan lokasinya yang strategis, berbagai pilihan kuliner, serta area parkir yang luas.
Baca Juga: ASN Pemkab Trenggalek Dilarang Mudik Lebaran 2025 Pakai Mobil Dinas
Sementara itu, Rest Area KM 102 di Tol Cipali menjadi tempat istirahat ideal dengan fasilitas lengkap, termasuk SPBU dan toilet bersih, cocok bagi pemudik yang menempuh perjalanan panjang.
Bagi yang ingin merasakan suasana unik, Rest Area KM 260B di Banjaratma, Brebes, menawarkan pengalaman berbeda dengan bangunan yang mempertahankan struktur bekas pabrik gula era kolonial.
Baca Juga: Pentingnya Servis dan Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Mudik Lebaran
Tidak hanya nyaman, tetapi juga memberikan nuansa sejarah yang menarik. Di jalur Semarang-Solo, Rest Area KM 456 menjadi favorit.
Karena desainnya yang megah dengan konsep pendapa dan sky bridge yang menghubungkan kedua sisinya, memberikan pengalaman istirahat yang lebih eksklusif.
Baca Juga: Inilah 7 Langkah Pertolongan Pertama Mobil Mogok Saat Mudik Lebaran Idul Fitri
Sementara itu, di kawasan Boyolali, Rest Area KM 487 dikenal dengan ikon patung sapi raksasa dan suasananya yang nyaman, menjadikannya tempat istirahat yang cocok untuk keluarga.
Dengan arus mudik yang semakin meningkat, memilih rest area yang nyaman dan strategis dapat membuat perjalanan lebih lancar dan menyenangkan.
Pemudik diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik, memanfaatkan rest area dengan baik, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana