Mount Bromo Bikin Terpukau, Sunrise dan Lautan Awan Jadi Pengalaman Tak Terlupakan

Agnes Adelia Hernanda • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 07:00 WIB
Mount Bromo menawarkan sunrise spektakuler, lautan awan, kawah aktif, dan pengalaman petualangan yang tak terlupakan.
Mount Bromo menawarkan sunrise spektakuler, lautan awan, kawah aktif, dan pengalaman petualangan yang tak terlupakan.

 

JAKARTA - Mount Bromo kembali menunjukkan pesonanya sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman berbeda. Dalam perjalanan wisata dari Malaysia, rombongan harus menempuh perjalanan panjang dari Surabaya, menginap di homestay kawasan pegunungan, bangun dini hari, lalu menaiki jip menuju kawasan Bromo untuk menyaksikan sunrise, lautan awan hingga kawah gunung berapi aktif.
Perjalanan Menuju Mount Bromo
Perjalanan dimulai setelah rombongan tiba di Surabaya. Mereka kemudian dijemput pemandu wisata bernama Rizki yang mendampingi perjalanan menuju kawasan Mount Bromo.
Perjalanan menuju lokasi berlangsung selama beberapa jam. Kabut tebal membuat pemandangan sepanjang jalan tidak selalu terlihat jelas. Namun, rombongan dapat melihat aktivitas warga yang tinggal di dataran tinggi, termasuk lahan pertanian yang ditanami berbagai jenis sayuran.

Baca Juga: Weton Wage Menurut Primbon Jawa, Ini Karakter Senin hingga Minggu


Sesampainya di homestay sekitar sore hari, rombongan memilih beristirahat karena harus berangkat menuju Mount Bromo sekitar pukul 03.00. Suasana kawasan penginapan terasa tenang dengan pemandangan perkebunan sayuran di sekitar rumah warga.
Rombongan juga sempat berjalan-jalan di sekitar desa. Mereka melihat tanaman kentang, bawang merah dan berbagai sayuran yang tumbuh di lahan pertanian. Kehidupan masyarakat setempat menjadi bagian lain dari pengalaman perjalanan sebelum menuju kawasan wisata Bromo.
Berangkat Dini Hari Naik Jip
Sekitar pukul 03.30, perjalanan menuju Mount Bromo kembali dimulai menggunakan jip. Kabut tebal membuat perjalanan terasa menantang. Jalur menuju kawasan wisata juga berkelok sehingga perjalanan menggunakan kendaraan biasa dianggap kurang sesuai.

Baca Juga: Watak Berdasarkan Weton, Ini Karakter Neptu 7 sampai 18 Menurut Primbon Jawa

 

Setibanya di kawasan tujuan, suasana sudah ramai oleh wisatawan. Sejumlah warung dan pedagang menyediakan makanan, minuman hangat, sarung tangan, topi hingga jaket yang dapat disewa pengunjung.
Rombongan kemudian bergerak mencari lokasi untuk menikmati matahari terbit. Sekitar pukul 05.00, cahaya merah mulai terlihat di balik pegunungan.
Pemandangan sunrise menjadi salah satu momen yang paling berkesan. Karena kawasan utama dipadati pengunjung, pemandu membawa rombongan menuju lokasi yang lebih sepi agar dapat menikmati panorama Mount Bromo dengan lebih leluasa.

Baca Juga: Karakter Weton Berdasarkan Jumlah Neptu, Ini Watak dari Angka 7 hingga 18


Lautan Awan dan Kawah Bromo
Dari lokasi tersebut, rombongan dapat melihat Mount Bromo dengan lapisan awan yang menyelimuti kawasan sekitarnya. Fenomena tersebut menjadi salah satu pemandangan yang paling menarik selama perjalanan.

Setelah menikmati sunrise, perjalanan dilanjutkan menuju kawah. Rombongan harus berjalan melewati kawasan berpasir dan jalur menanjak. Mereka juga dapat menggunakan jasa kuda untuk sebagian perjalanan, meski akhirnya memilih berjalan kaki.
Semakin mendekati kawah, aroma sulfur semakin terasa. Kepulan asap dari kawah membuat suasana terlihat berkabut. Rombongan pun mengingatkan pentingnya berhati-hati karena jalur di sekitar kawah memiliki bagian yang curam.

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Siap Jadi Lokus Uji Coba Transformasi Layanan Kesehatan Nasional

 

Pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang berbeda bagi wisatawan asal Malaysia karena mereka tidak terbiasa melihat gunung berapi secara langsung.
Selain panorama alam, kawasan Mount Bromo juga memiliki sisi budaya masyarakat Tengger. Dalam video tersebut, rombongan melihat adanya bunga yang digunakan sebagai bagian dari persembahan sesuai kepercayaan masyarakat setempat.
Mount Bromo Jadi Perjalanan Penuh Petualangan
Setelah menyelesaikan perjalanan menuju puncak dan kawah, rombongan kembali turun. Mereka mengaku perjalanan tersebut melelahkan, tetapi memberikan pengalaman yang berkesan.

Baca Juga: Hitungan Weton untuk Rezeki dan Jodoh, Kenali Rumus hingga Maknanya

 

Mount Bromo dalam perjalanan tersebut digambarkan bukan sekadar tempat untuk menikmati pemandangan. Wisatawan harus bersiap bangun dini hari, menempuh perjalanan dengan jip, berjalan kaki dan menghadapi udara dingin serta aroma sulfur di sekitar kawah.
Bagi rombongan, seluruh perjuangan tersebut terbayar ketika dapat menyaksikan sunrise, lautan awan dan panorama pegunungan secara langsung.
Perjalanan akhirnya menjadi salah satu destinasi dalam bucket list yang berhasil mereka tuntaskan. Pengalaman di Mount Bromo pun meninggalkan kenangan tersendiri, terutama karena perpaduan antara panorama alam, kehidupan masyarakat lokal dan sensasi petualangan di kawasan gunung berapi.

Baca Juga: Hitungan Weton Kelipatan 7 untuk Jodoh, Padu, Pegat, Pati, Gunung hingga Ratu

Course: YouTube @FikriZamRi

Editor : Agnes Adelia Hernanda
#Surabaya #Sunrise Bromo #Kawah Bromo #Mount Bromo #Lautan Awan