Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pasar Pon Pernah Direnovasi di Era Bupati Soetran

Anggi Septian Andika Putra • Selasa, 28 Agustus 2018 | 17:48 WIB
pasar-pon-pernah-direnovasi-di-era-bupati-soetran
pasar-pon-pernah-direnovasi-di-era-bupati-soetran

TRENGGALEK - Sejarah mengenai pembangunan Pasar Pon diperkirakan dimulai sekitar tahun 60-an. Kala itu Brigjend Soetran yang didapuk menjadi kepala daerah di Kota Keripik Tempe.


“Sekitar tahun 1964, baru ada proses rehabilitasi Pasar Pon yang awalnya hanya pasar kecil,” ujar Slamet Santosa, kepala UDP V pasar, dinas koperasi usaha mikro perdagangan.


Seingatnya, dulu Pasar Pon masih satu kompleks dengan terminal bus. Namun, seiring perkembangan zaman, keberadaan terminal itu lantas dipindahkan ke lokasi lain. Dan Pasar Pon murni hanya untuk aktivitas perdagangan.


Hal senada disampaikan Sunu Paryono, salah seorang pegiat sejarah Trenggalek. Menurutnya, pascarenovasi menjadi pasar besar di tahun 60–an itu, Pasar Pon menjadi pusat perdagangan di Kota Keripik Tempe.


“Toko Alga itu dulunya adalah tempat pengisian bahan bakar (SPBU, Red), “ ujarnya.


Di lokasi terpisah, Suparno, salah seorang pedagang mengatakan, sekitar tahun 1974 ada renovasi secara besar-besaran di Pasar Pon. Yang sebelumnya hanya berbentuk los terbuka, di bagian luar dibangun kios-kios melingkar.


Dulu secara berkala pemerintah memeriksa instalasi kelistrikan di pasar tersebut. Pasalnya, jumlah pedagang kian bertambah sehingga otomatis berdampak pada jalur atau instalasi kelistrikan untuk penerangan pasar. Menurutnya, beberapa tahun terakhir itu belum dilakukan. Sehingga diduga faktor kelistrikan inilah yang menjadi pemicu kebakaran di Pasar Pon. “Dulu kayu, terus tahun 1974 itu diganti beton cor,” katanya. (hai/ed/tri)

Editor : Anggi Septian Andika Putra