Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pasar Karangan Belum Menampung Semua Pedagang

Dharaka Russiandi Perdana • Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:30 WIB
pasar-karangan-belum-menampung-semua-pedagang
pasar-karangan-belum-menampung-semua-pedagang

KARANGAN, Radar Trenggalek - Pasar Karangan mulai dioperasionalkan kemarin (22/7), setelah setahun jalani perevitalisasian. Namun, pasar yang menelan pagu Rp 4 miliar (M) itu belum muat untuk menampung semua pedagang. Hal itu diakui Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin.


Menurut dia, jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Karangan mencapai 300 orang. Jumlah itu tak dibarengi dengan kapasitas pasar, yakni 17 kios dan 98 los. Sehingga masih ada pedagang yang  berjualan di sekitar pasar. "Kita tandai pemanfaatan bangunan pasar untuk pedagang. Yang berjualan di luar, yang mampu kita tampung, maka kita tampung. Sedangkan yang selebihnya kita tata di seputaran pasar ini," ujarnya.


Dia tak memungkiri, pasar merupakan sendi perekonomian yang biasa menopang sendi-sendi perekonomian. Rencananya, pasar akan ada perluasan area, sehingga para pedagang bisa masuk ke area dalam pasar. Pagu anggaran direncanakan senilai Rp 1, 2 M. "Tetap kami pertahankan di APBD tahun 2020," ungkapnya.


Disinggung terkait pembukaan pasar, kata dia, operasional pasar sempat terhambat karena kemunculan pandemi Covid-19. Sehingga pembukaan pasar baru bisa dibuka pada (17/7) lalu. Adapun di tengah pandemi Covid-19, pedagang dan pembeli diwajibkan untuk memenuhi protokol kesehatan. 


Gus Ipin -sapaan akrabnya - menyebutkan, protokol kesehatan itu meliputi pemakaian masker, face shield, fasilitas cuci tangan, dan sebagainya. 


Sementara itu, salah satu pedagang mengaku bernama Musrini. Menurut dia, pasar menjadi lebih bersih dan nyaman untuk berjualan. "Alhamdulillah, pasar sudah bagus dan bersih, semoga semakin banyak yang berbelanja disini," ungkap pedagang jajanan tradisional tersebut. (*)

Editor : Dharaka Russiandi Perdana