Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Renang Jadi Wisata Alternatif  

Choirurrozaq • Senin, 5 Oktober 2020 | 18:59 WIB
renang-jadi-wisata-alternatif
renang-jadi-wisata-alternatif


KOTA, Radar Trenggalek - Kebahagiaan terpancar pada raut wajah anak yang bermain di kolam renang Water Park Jaas. Tertawa, tersenyum, berjalan pelan ke arah orang tua (ortu)-nya.


Langit senja, sinar matahari tidak lagi menyengat seperti di kulit. Wanita berjilbab duduk di gazebo dekat kolam renang, memandangi dan mengamati putra-nya yang sedang asyik bermain air.


Pengunjung mengaku bernama Anggun. Dia mengatakan, datang ke Water Park Jaas untuk mengantar anaknya bermain air. Menurutnya, ajakan anak itu tidak bisa ditolaknya karena hari ini (kemarin) adalah weekend. "Biasanya kalau hari libur pergi ke kolam renang, kadang juga wisata ke pantai," ungkapnya.


Bagi Anggun, wisata penting untuk menjernihkan otak anak karena letih setelah mengerjakan soal-soal pembelajaran jarak jauh (PJJ). Di sisi lain, rekreasi sekaligus menggerakkan badan juga sebagai cara untuk menjaga metabolisme tubuh agar terhindar dari paparan virus korona. "Agar badan tetap selalu sehat, biar tidak mudah sakit," ungkapnya.


Sementara itu, GM Hotel Jaas, Evita Yuliati mengungkapkan, pembukaan waterpark sejak awal September lalu, setelah ada surat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang menyebut sudah boleh dibuka. Namun ada sedikit perubahan, yakni adanya pembatasan pengunjung dan penerapan protokol kesehatan. "Seperti menyediakan wastafel sebelum sebelum masuk waterpark, setiap pengunjung wajib pakai thermogun, pakai hand sanitizer, dan memberikan imbauan terkait pencegahan Covid-19," ungkapnya. 


Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sunyoto mengatakan, kolam renang sudah mulai dibuka sesuai dengan keputusan gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19. "Sudah mulai dibuka setelah kemarin diteliti kandungan airnya," ujarnya. (*)


 

Editor : Choirurrozaq