Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Evakuasi Hiu Paus Tunggu Air Pasang

Choirurrozaq • Selasa, 25 Mei 2021 | 16:15 WIB
evakuasi-hiu-paus-tunggu-air-pasang
evakuasi-hiu-paus-tunggu-air-pasang

MUNJUNGAN, Radar Trenggalek - Pesisir selatan Jawa Timur (Jatim) tampaknya menjadi lokasi favorit hiu paus. Setelah pada 22 April lalu terdampar di Pantai Bayeman, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, kemarin (24/5) spesies ikan terbesar di lautan ini terdampar di Pantai Gemawing, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. Tak ayal, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 itu membuat masyarakat dan wisatawan gempar.


Mengetahui itu, masyarakat, tim relawan, bersama petugas gabungan berusaha mendorong mamalia laut tersebut ke tengah laut. Itu dilakukan sebagai upaya penyelamatan. Sebab, saat itu whale shark masih dalam keadaan hidup. "Saat ini kami masih berada di lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan," ungkap Kapolsek Munjungan Iptu Rohmad Hudi ketika dihubungi Koran ini.


Dia melanjutkan, itu dilakukan karena petugas dan relawan mengalami kesulitan dalam proses penyelamatan untuk mendorong ikan ke tengah laut. Sebab, selain ikan yang begitu besar dengan panjang sekitar 7 meter dan dengan bobot yang besar, kondisi peralatan menjadi kendala tim untuk melakukan penyelamatan. Kendati demikian, tim tetap berusaha bergotong royong untuk melakukan penyelamatan. "Itu terjadi karena kondisi laut masih surut sehingga kami kesulitan dalam melakukan penyelamatan," katanya.


Untuk itu, kini polisi bersama berbagai pihak terus berusaha melakukan penyelamatan dengan menghubungi berbagai pihak. Sebab, kemungkinan pada malam hari kondisi laut akan pasang sehingga sangat cocok untuk membawa kembali ikan raksasa tersebut ke tengah laut. "Perkiraan sekitar pukul 19.00 ini air laut akan pasang. Semoga bisa kami bawa kembali ke laut," jelasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq