Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lima Puskesmas di Trenggalek, Dibayangi Problem Lahan

Nurul Hidayah • Senin, 20 Februari 2023 | 20:29 WIB

Trenggalek - Empat puskesmas dihadapkan dengan permasalahan lahan. Pasalnya, keempat bangunan puskesmas berada di atas lahan milik pemerintah desa (pemdes). Sementara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek membutuhkan waktu untuk menuntaskan masalahmasalah tersebut. “Yang masalah lahan itu Puskesmas Bodag, Suruh, Pucanganak, dan Watulimo, Baruharjo,” ungkap Sekretaris Dinkesdalduk KB dr Soenarto, usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek, Kamis (16/2) siang.

Dari perspektif Soenarto, menuntaskan persoalan keempat puskesmas yang masih berdiri di atas lahan pemdes itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sedangkan kemampuan anggaran Pemkab Trenggalek terbatas. “Ini perlu penanganan secara bertahap, menyesuaikan keuangan daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media. Namun begitu, pihaknya menekankan, pemkab tetap mengupayakan persoalan keempat puskesmas tersebut bisa clear and clean. “Jadi semuanya tanah aset pemda,” tuturnya.

Seperti halnya untuk Puskesmas Suruh, Soenarto menyebut, puskesmas itu baru saja selesai dalam persoalan lahan. Kini, puskesmas itu mulai mengarah ke pengembangan infrastruktur. Di sisi lain, pemkab mulai memprioritaskan Puskesmas Watulimo dalam menuntaskan persoalan lahan. “Saat ini masih pakai tanah desa, 1.200 meter persegi.

Dan, 1.900 meter persegi rencananya akan ditukar guling,” ujarnya. Menurut Soenarto, prioritas penanganan yang mengarah ke Puskesmas Watulimo karena wilayah itu membutuhkan fasilitas kesehatan (faskes) yang memadai. Terlebih lagi, wila yah itu merupakan sektor pariwisata unggulan Kabupaten Trenggalek, selain masuk dalam Perpres 80. “Watulimo daerah wisata, yang seharusnya ada faskes yang memadai. Salah satunya dengan memperluas fasilitas. Nilainya sesuai perencanaan sekitar Rp 100 miliar,” tegasnya. (tra/c1/rka)

  Editor : Nurul Hidayah
#lahan desa #lima puskesmas #puskesmastrenggslek #trenggalek