Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mudik ke Trenggalek saat Kupatan, Arumi Kangen Nyompil

Dharaka Russiandi Perdana • Senin, 1 Mei 2023 | 17:01 WIB

TRENGGALEK - Mudik pada H+7 Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah atau Sabtu (29/4) lalu benar-benar dimanfaatkan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak beserta sang istri, Arumi Bachsin, untuk mengobati rasa rindu tentang Trenggalek. Pasalnya, pulang kampung saat ini bertepatan dengan Lebaran Ketupat yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat Trenggalek.

Tak ayal kondisi tersebut dimanfaatkan oleh wagub beserta istri untuk bersilaturahmi ke warga masyarakat yang ada di area rumah masuk Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek. Tidak ketinggalan, selain itu juga dilanjutkan dengan bertakziah ke makam leluhur, kemudian bersilaturahmi ke tempat para kiai yang berada di wilayah Kecamatan Durenan, sambil melepas kangen akan suasana Lebaran Ketupat. "Biasanya saat ayah saya masih ada, semuanya janjian bareng hari 1-2 Lebaran ke Trenggalek. Tapi takdir berkata lain, Agustus kemarin kapundhut, jadi hari pertama ziarah ke makam almarhum. Tapi rasanya tidak marem kalau tidak ke Trenggalek," ungkap Wagub Emil Elestianto Dardak.

Dia melanjutkan, pihaknya baru bisa berkunjung ke Trenggalek kemarin (29/4) sekaligus bertepatan dengan Lebaran Ketupat. Momen Kupatan tersebut yang kemudian digunakan untuk menyapa warga terdekat di Trenggalek. Apalagi, setelah beberapa tahun, karena kesibukan, dia selalu melewatkan momen Lebaran Ketupat. "Alhamdulillah tadi bisa ketemu dengan warga. Dan saya dapat titipan pesan dari keluarga besar Bani Dardak, harus jaga silaturahmi. Walaupun sudah menyebar ke mana-mana cucunya, tapi Trenggalek tetap akan selalu menjadi rumah besar," katanya.

Di sisi lain, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jatim Arumi Bachsin menambahkan, selain kangen akan keramahan masyarakat, makanan khas yang ada di Trenggalek juga membuatnya kangen. Sebab, kendati ditemukan di daerah lain, makanan tradisional asal Trenggalek memiliki cirri khas tersendiri sehingga dia akan berkunjung ke Trenggalek setiap saat. "Seperti ini, selain berkunjung ke rumah para kiai dan mencari berkah, saya juga tidak lupa menikmati hidangan ketupat yang disajikan. Juga nyompil," katanya.

Selain itu, yang membuatnya kangen adalah makanan khas dari Trenggalek lainnya seperti lodho ayam, nasi pindang, juga pecel yang pastinya memiliki cita rasa tersendiri. Meski nasi pecel yang sejatinya banyak ditemukan di daerah lain seperti Madiun, Tulungagung, Kediri dan sekitarnya, tetapi pecel dari Trenggalek memiliki cita rasa tersendiri sehingga pastinya beda dari daerah lain. "Jadi, jika berkunjung ke Trenggalek, saya selalu minta untuk dipesankan makanan-makanan itu. Pokoknya lupakan timbangan," jelasnya. (jaz/c1/rka) Editor : Dharaka Russiandi Perdana
#kangen nyompil #emil arumi mudik #arumi bachsin #lebaran ketupat #emil dardak