TRENGGALEK – Masyarakat dari berbagai daerah ternyata masih berbondong-bondong untuk kembali menjalankan aktivitasnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, pada sisa arus balik kemarin (30/4). Pasalnya kondisi arus lalu lintas di Jalan wilayah Bumi Menak Sopal cenderung padat tetapi lancar. Puluhan kendaraan bisa melaju dengan kecepatan cukup per menitnya.
Berdasarkan pantauan Koran ini di beberapa persimpangan jalan nasional, tidak ada kemacetan berarti. Tak terkecuali di simpang empat Durenan. Laju kendaraan hanya tersendat begitu lampu merah menyala. Kemudian untuk simpang empat Bendorejo, Kecamatan Pogalan, pihak terkait sengaja mematikan traffic light dan memasang separator di tengah jalan. Dengan begitu, kendaraan dari arah utara atau kota yang hendak menuju Gandusari atau ke selatan tidak bisa langsung ambil jalur lurus, begitu pun sebaliknya. Semua harus putar balik dengan berbelok ke timur jika dari utara, maupun ke barat terlebih dulu jika dari selatan. Kendati demikian, terjadi penumpukan kendaraan yang ingin melintasi jembatan darurat karena saat ini aktivitas pembangunan Jembatan Munjungan telah dilakukan.
Jenis kendaraan didominasi dari luar kota. Baik roda empat maupun roda dua yang hendak kembali ke kota tempatnya bekerja. ”Berdasarkan laporan personel yang bertugas, tidak terlihat ada penumpukan kendaraan. Arus lalu lintas cenderung ramai lancar, baik di jurusan Tulungagung maupun Ponorogo. Jadi, tidak ada penumpukan kendaraan. Karena semua bisa melintas dengan kecepatan cukup,” Ungkap Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Yudiono.
Di sisi lain, KBO Satlantas Polres Trenggalek Iptu Siswanto menambahkan, pihaknya akan melakukan beberapa rekayasa lalu lintas. Terutama di jalur nasional di seputaran wilayah Durenan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan penumpukan kendaraan yang berimbas terjadinya kemacetan panjang. “Itu akan kami lakukan seperti di simpang empat Desa Ngadisuko yang ke kanan untuk arah ke Tulungagung dan yang kiri ke arah Trenggalek. Kemudian bagi pengemudi dari arah Tulungagung yang akan ke arah Trenggalek-Ponorogo maupun ke Bandung dan Prigi, bisa melalui simpang tiga Bu Sur ke kiri. Sedangkan yang dari arah Trenggalek bisa lanjut lurus melalui jalur utama,” imbuhnya.
Hal yang sama juga akan diberlakukan bagi para pengguna jalan dari arah Trenggalek menuju wilayah Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, atau Prigi. Mereka akan diarahkan melalui jalan simpang tiga pertanian Durenan ke kanan atau bisa melalui simpang empat Kedunglurah ke kanan. “Harapan kami puncak libur Lebaran dan Kupatan di Trenggalek aman dan kondusif,” jelasnya. (jaz/c1/rka)
Editor : Dharaka Russiandi Perdana