Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Inilah Apem Domba, Makanan Khas Bersih Desa Ngadirenggo di Trenggalek

Dharaka Russiandi Perdana • Jumat, 2 Juni 2023 | 22:47 WIB
LEZAT: Semangkok apem domba yang dibuat warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek untuk bersih desa.(foto: DR Perdana)
LEZAT: Semangkok apem domba yang dibuat warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek untuk bersih desa.(foto: DR Perdana)
TRENGGALEK – Di setiap bulan Sela penanggalan Jawa, ada banyak ritual yang dilakukan masyarakat Trenggalek. Khususnya melaksanakan ritual bersih desa dengan tujuan menjauhkan desa dari malapetaka maupun marabahaya.

Berbeda dengan desa lain. Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek memiliki makanan khas yang tidak ditemukan di tempat lain, yakni apem domba (baca dombo). Apem inilah yang dibawa untuk nyadran di makam Syeh Domba di puncak Gunung Keba oleh para peziaran pada pagi buta. Begitu pembacaan doa selesai, mereka pun makan bersama apem domba berikut lodho sambal kacang.

Sebenarnya apa perbedaan apem domba itu dibanding apem lain pada umumnya? Sebenarnya untuk bahan baku tidak ada bedanya. Yang membuatnya istimewa hanyalah keberadaannya yang hanya ada saat bersih desa setahun sekali. Yakni pada Jumat Wage di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

Sulami, salah satu setempat mengatakan, untuk bahan baku pembuatan apem domba sama saja. Yang membedakan, untuk apem dibuat tawar atau tidak memiliki rasa. Sehingga perasanya berasal dari sirup gula merah yang dituang di atas apem. “Ada kalanya sirup gula merah divariasi dengan buah nangka agar rasanya lebih harum,” jelasnya.

 

Bahan:

 

Bahan Sirup:

 

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Langkah pertama yaitu haluskan tape.

  2. Tuangkan air kelapa dan susu cair, aduk-aduk.

  3. Campurkan vanili, tepung beras dengan tepung terigu, aduk-aduk hingga merata.

  4. Tuangkan air kelapa dan tape sedikit demi sedikit ke tepung terigu tersebut sambil diuleni hinggaadonan terasa lembut di tangan.

  5. Sisihkan dalam wadah tertutup plastik dengan suhu ruangan yang hangat kurang lebih 6 jam atau bisa semalaman, agar mengembang dan bergelembung.

  6. Lalu masukkan santan dan aduk rata.

  7. Panaskan air dalam panci kukus dengan panas sedang. Taruh daun pisang buat alas kukus lalu tuang adonan ke daun pisang sampai matang kurang lebih 45 menit.

  8. Sirup : campur semua bahan sirup dan rebus sampai kental lalu disaring.

  9. Potong-potong setelah dingin, sajikan dengan sirup.


 

Selamat mencoba dan menikmati!(*/rka)

 

  Editor : Dharaka Russiandi Perdana
#trenggalek #bulan sela #apem domba #bersih desa ngadirenggo