Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Operasi Sar Dihentikan,Keempat Korban Perahu Terbalik di Pantai Gladak Telah Beristirahat

Zaki Jazai • Kamis, 10 Agustus 2023 | 04:05 WIB
OPERASI SELESAI: Tim SAR gabungan membawa seorang jenazah korban perahu terbalik di Pantai Gladak ke Puskesmas Watulimo untuk proses identifikasi.
OPERASI SELESAI: Tim SAR gabungan membawa seorang jenazah korban perahu terbalik di Pantai Gladak ke Puskesmas Watulimo untuk proses identifikasi.

TRENGGALEK-Harapan keluarga empat anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat perahu yang ditumpanginya terbalik ketika mencari ikan di Pantai Gladak, masuk wilayah Kecamatan Tanggunggung, Tulungagung, ingin semua dalam keadaan selamat pupus sudah.Pasalnya, semua korban yang menaiki dua perahu tersebut telah ditemukan dalam keadaan meninggal Rabu (9/8/2023).

Keempat korban tersebut adalah ABK perahu Exel Hendy Purnomo alias Napo, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo; dan Kukuh Setio Aji, warga Desa/Kecamatan Watulimo. Kemudian untuk ABK perahu Wilwo adalah Supar, warga Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo;  dan Mukono alias Gimbal, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Mereka semua ditemukan dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali oleh kerabat maupun keluarga. ”Dengan penemuan empat korban itu, berarti operasi SAR yang kami lakukan telah selesai,” ungkap Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek Yoni Fariza.

Di sisi lain, Kapolsek Watulimo AKP Zainuddin menambahkan, setelah ditemukan keempat jenazah tersebut langsung dievakuasi oleh petugas untuk dibawa ke Pantai Prigi. Sesampainya di Pantai Prigi, jenazah tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Watulimo guna dilakukan visum dan proses identifikasi sebelum diambil keluarga guna proses pemakaman. “Karena semua korban adalah warga Kecamatan Watulimo, jadi langsung dibawa ke sini (Kecamatan Watulimo, Red),“ imbuhnya.

Lokasi penemuan tidak jauh, hanya sekitar 500 meter dari lokasi dua unit perahu yang ditumpangi terbalik lantaran diterjang ombak. Selain itu, keempat korban ditemukan di lokasi yang berdekatan dengan waktu yang berbeda. Korban pertama yang ditemukan sekitar pukul 11.20 adalah Hendy Purnomo atau Napo. Setelah itu, beberapa menit berselang disusul Mukono atau Gimbal. Kemudian, jenazah ketiga yang ditemukan sekitar pukul 13.15 adalah Kukuh Setio Aji, warga yang disusul Gimbal.

Proses identifikasi tidak berlangsung lama karena keluarga dengan mudah mengenal para korban tersebut. ”Saat ini keempat koran telah diambil keluarga dan bisa langsung dimakamkan,” jelas mantan Kapolsek Gandusari tersebut.(jaz/c1)

Editor : Zaki Jazai
#Basarnas Trenggalek #Polsek Watulimo #basaranas