Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dian Ribut Wahyudi: Sepeda Punya Daya Tarik Tersendiri, Tapi Jangan Asal Pilih

Zaki Jazai • Senin, 18 September 2023 | 00:00 WIB

 

SEJUK: Dian Ribut Wahyudi ketika berpose di salah satu bukti di Trenggalek.
SEJUK: Dian Ribut Wahyudi ketika berpose di salah satu bukti di Trenggalek.

 

TRENGGALEK- Olahraga bersepeda sebenarnya sudah ada sejak lama. Nah, seiring perkembangan zaman, olahraga yang dikenal dengan gowes ini ikut terimbas.

Buktinya, semakin banyak model sepeda. Mountain bike (MTB) ataupun road bike (RB) menjadi dua jenis sepeda yang kini banyak diminati. Begitu juga dengan berbagai pernak-perniknya.

Bagi sebagian orang, sepeda punya daya tarik tersendiri. Begitu juga bagi Dian Ribut Wahyudi. Warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, itu gemar bersepeda.

Dian, sapaan akrabnya, banyak bercerita tentang hobinya. Salah satunya memilih sepeda sesuai hati. "Ya memang haru sesuai hati, biar gowesnya juga dengan hati. Tidak sekadar genjot," ungkapnya.

Bagi Dian, sebelum memutuskan jenis sepeda, harus suka dulu dengan bersepeda. Selanjutnya berkembang menjadi sepeda apa yang dipakai.

Misalnya, jika ingin sepeda di jalur off-road pegunungan, maka pilihlah MTB. Sebaliknya, jika lebih dominan sepeda jarak jauh bermedan aspal jalan raya, maka pilih RB.

"Jadi harus suka (bersepeda,Red) dulu. Baru bisa pilih jenisnya sepeda," ujar pria yang gemar bersepeda sejak masih sekolah menengah pertama itu.

Dia mengaku, MTB menjadi pilihannya. Sebab, lebih suka sepeda yang bisa melibas rute pegunungan dengan medan tanah, pasir, serta bebatuan.

Begitu juga dengan sepeda yang bisa untuk tanjakan dan turunan. Hal menarik lainnya yakni bersepeda sambil menikmati udara serta alam bebas. "Selain sehat juga bisa me-refresh pikiran," jelasnya.

Nah, sebelum mulai gpwes, pria ramah itu tak lupa memeriksa kondisi sepeda. Di antaranya, rem, tekanan angin ban, rantai dan gear, setang, dan lainnya.

Tak boleh lupa helm untuk safety. Hal lain yani kesehatan fisik. Tak lupa membawa air minum.

"Biasanya saya bawa air mineral, di tengah perjalanan sering haus. Ponsel juga penting untuk komunikasi dan mengabadikan momen," katanya .

Untuk waktu gowes, Dian biasa memilih weekend. Bisa pagi ataupun sore hari. Dia juga kerap bersepeda bersama teman-teman. Sebab, hal itu lebih seru dibanding gowes sendirian. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#sepeda #dian ribut wahyudi