Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bekerja di Tambang Emas Kalimantan, Dua Warga Trenggalek Ini Tewas

Zaki Jazai • Selasa, 19 September 2023 | 01:17 WIB

DUKA MENDALAM :Jenazah pekerja tambang emas asal Trenggalek yang meninggal ketika tertimbun reruntuhan tambang.
DUKA MENDALAM :Jenazah pekerja tambang emas asal Trenggalek yang meninggal ketika tertimbun reruntuhan tambang.

TRENGGAKLEK-Dua warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek yang bekerja sebagai penambang emas di wilayah Kalimantan dikabarkan tewas. Diketahui bernama M. Khusairi warga RT 9 RW 5 dan Sujud warga RT 12 RW 6 Desa Sumberdadi tewas usai tertimbun galian tambang emas.

Tak ayal isak tangis dari saudara dan tetangga pecah saat peti jenazah dipikul dari ambulan menuju rumah duka di Trenggalek sekitar pukul 14.30, Senin (18/9/2023). Hal tersebut terjadi lantaran kepergian dua korban tersebut cukup mendadak, mengingat keduanya berpamitan untuk pergi bekerja di Kalimantan baru pada Senin (11/9/2023) .

“Untuk kronologinya seperti apa warga sini tidak tahu, yang pasti pada Minggu (17/9/2023) kami menerima kabar bahwa kedua warga itu meninggal akibat kecelakaan kerja,”ungkap Kepala Desa Sumberdadi Munawar.

Baca Juga: Tercium Kesuksesan Job Fair 2023 Trenggalek, Komisi IV Dorong Anggaran Tahun Depan Ditambah


Dia melanjutkan, sontak hal tersebut membuatnya dan warga lainnya kaget. Sebab berdasarkan informasi yang didapat dari pihak keluarga ketika berpamitan sekitar satu minggu lalu, kedua warga tersebut pergi untuk bekerja di sebuah tambang emas. Tapi tambang emas seperti apa yang dimaksud juga tidak ada yang mengetahuinya.

“Jadi informasi yang kami dapat hanya, di sana bekerja di tambang emas, lalu katanya tertimbun pasir, kejadiannya persisnya bagaimana saya sendiri juga belum tahu,” katanya.

Baca Juga: Polisi Trenggalek Ungkap Hasil Blusukan dan Cek Sepeda Motor Siswa di Parkiran Sekolah

Sedangkan untuk tujuan berangkat bekerja ke Kalimantan memang lokasi tambang emas yang menjadi tujuan. Hal tersebut terjadi memang telah ada beberapa rekannya yang telah bekerja di sana. Apalagi beberapa warga desa tersebut juga mengadu nasib dengan bekerja di tempat yang sama. Tak ayal, kejadian tersebut sangat disesalkan.


Untuk itu ke depan pemerintah desa (pemdes) berharap agar pemerintah di sana juga pusat bisa menjadikan hal ini untuk evaluasi. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. “Harapan kami ya, pemerintah bisa memberikan fasilitas yang lebih baik di sana (lokasi tambang-Red) agar tidak ada korban lagi,” jelas Munawar.

Baca Juga: Sampai di Trenggalek, Jenazah Jainal Fanani, PMI Korban Tawuran di Taiwan Langsung Dimakamkan


Sedangkan berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat sekitar, sejauh ini tidak ada yang berani menyebutkan jenis tambang emas seperti apa di lokasi yang menyebabkan kedua warga tersebut meninggal, hingga perusahaan apa yang menaunginya. Sebab berdasarkan keterangan warga tersebut mereka bekerja di tambang emas secara mandiri. Sehingga keuntungan yang didapat dari tambang emas itu dibagi rata oleh semua pekerja.

“Di sana bekerjanya secara tim, seumpama saat itu ada enam orang yang melakukan pertambangan maka setelah mendapatkan emas hasilnya dibagi enam orang itu. Jadi jika tidak dapat sama sekali semuanya rugi,” ungkap salah seorang tetangga korban M. Khusairi yang tidak mau disebutkan namanya. (jaz/rka)

Editor : Zaki Jazai
#tewas #tambang emas #trenggalek