Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dekatkan Profrsi Apoteker ke Masyarakat, PC IAI Trenggalek Luncurkan Kampung ASK Me Dagusibu

Zaki Jazai • Kamis, 5 Oktober 2023 | 04:19 WIB
RESMI : Ketua PC IAI Trenggalek Apt Esti Ambar Widyaningrum (kiri) mendampingi Wabup Syah M Natanegara menerbangkan balon udara sebagai tanda pembukaan Kampung ASK Me Gadisibu di Desa Kedungsigit, Kec
RESMI : Ketua PC IAI Trenggalek Apt Esti Ambar Widyaningrum (kiri) mendampingi Wabup Syah M Natanegara menerbangkan balon udara sebagai tanda pembukaan Kampung ASK Me Gadisibu di Desa Kedungsigit, Kec

TRENGGALEK - PC IAI Trenggalek meresmikan pembentukan Kampung ASK Me Dagusibu di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Rabu (4/10/2023). ASK Me Dagusibu sendiri merupakan singkatan dari Apoteker Sahabat Keluarga, Melayani Edukasi, Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat dengan Benar. Peresmian Kampung ASK Me Dagusibu sendiri bersamaan dengan kegiatan Makaryo Ning Deso, Deso Hebat (Mening Deh) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek di wilayah desa tersebut.

Dari situ dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara, kepala OPD dan kepala lintas sektor di wilayah Kecamatan Karangan.

“Sebenarnya kami ingin meresmikan Kampung ASK Me Dagusibu bertepatan pada hari Farmasi Sedunia pada 25 September kemarin, tapi karena kami juga ingin menyemarakan program dari pemkab, makanya di pilih hari ini (Rabu, 41/10-Red),”ungkap Ketua PC IAI Trenggalek, apt Esti Ambar Widyaningrum MFarm.

Dia melanjutkan, tujuan terbentuknya Kampung ASK Me Dagusibu tersebut agar masyarakat setempat bisa menjadi promoter dalam mengetahui dan mengenal informasi tentang dimana harus mendapatkan obat. Kemudian bagaimana cara menggunakan obat, menyimpan obat, dan bagaimana cara membuang obat dengan benar.

“Jadi dalam Kampung ASK Me Dagusibu ini kami melakukan survey dan edukasi door to door terkait permasalahan obat. Dan, program ini kami lakukan untuk lebih mendepatkan profesi apoteker dengan masyarakat,” katanya.

Sedangkan terkait pemilihan Desa Kedungsigit, khususnya RT 14 RW 03 merupakan proses yang panjang. Sebab sebelumnya terlebih dahulu PC IAI Trenggalek berkoordinasi dengan Puskesmas Karangan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Dari situ dipilihnya Desa Kedungsigit, hingga dilakukan koordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat. Dari situ Pemdes Kedungsigit mendukung penuh akan  pembentukan Kampung ASK Me Dagusibu tersebut.

Sejalan dengan itu, masyarakat terbuka menerima kegiatan edukasi serta ada beberapa kegiatan unggulan dari warga. Harapannya, nanti bisa bisa berkembang di seluruh wilayah yang ada di desa tersebut.

”Jadi pembentukan kampung ASK Me Dagusibu ini merupakan kerjasama kami dengan Pemdes Kedungsigit serta Puskesmas Karangan.Semoga kedepan warga desa setempat dan sekitarnya dapat memperoleh obat ditempat yang benar seperti apotik, Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik,”jelas wanita yang akrab disapa Apt Esti ini.

Sementara itu Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara sangat menyambut baik akan kegiatan tersebut. Diharapkan kedepan kesehatan warga di Desa Kedungsigit, juga di wilayah Kecamatan Karangan bisa terjaga, karena tahu bagaimana cara memilih obat.

“Dengan adanya Kampung ASK Dagusibu ini kami juga berharap agar masyarakat dapat menggunakan obat, menyimpan obat dan membuang obat sesuai dengan arahan dari apoteker,” imbuhnya.(jaz)

Editor : Zaki Jazai
#Kampung ASK Me Dagusibu #trenggalek #IAI