Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terjadi Lagi, Kini Giliran Hutan di Ngantru Trenggalek yang Terbakar

Zaki Jazai • Jumat, 6 Oktober 2023 | 01:20 WIB
HARUS DICEGAH : Tim Damkar bersama berbagai pihak ketika memadamkan api di hutan masuk wilayah Kelurahan Ngantru, Trenggalek
HARUS DICEGAH : Tim Damkar bersama berbagai pihak ketika memadamkan api di hutan masuk wilayah Kelurahan Ngantru, Trenggalek

TRENGGALEK- Lagi-lagi kebakaran hutan produktif terjadi di Kota Keripik Tempe. Kali ini si jago merah melalap lahan di bukit  yang berada di kawasan wilayah Kelurahan Ngantru,Kecamatan Trenggalek, Kamis (5/10/2023). Petugas masih melakukan pendalaman terkait kejadian kebakaran hutan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek St.Triadi Atmono mengatakan, kebakaran tersebut diketahui petugas gabungan sekitar pukul 16.00 WIB.Mengetahui hal tersebut petugas gabungan langsung ke lokasi guna memadamkan api.

Namun pada proses pemadaman api, petugas tidak melakukan dengan mobil pemadam kebakaran (damkar),mengingat jalan untuk menuju ke lokasi tidak bisa dijangkau.

“Pada hari beranjak petang kami masih melakukan pemadaman dengan alat seadanya seperti memukulnya dengan ranting yang basah,”katanya.

Dia melanjutkan, untung saja kebakaran yang terjadi di bukit tersebut belum begitu para. Itu tak lain berkat koordinasi yang baik antara tim pemadam dengan sejumlah pihak Yakni, Polisi/TNI, pemkab, tokoh masyarakat dan perhutani.  Sehingga kebakaran tersebut tidak sampai meluas lebih jauh.

“ Kendati lahan kering yang membuat api cepat menjalar, syukurlah dengan koordinasi kebakaran itu bisa kami tangani,” ungkapnya.  

Saat ditanya terkait tindakan preventif yang dilakukan agar tidak terjadi kebakaran, pria yang saat ini dipercaya menjadi Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek ini mengatakan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya, untuk menjaga melindungi menjaga kelestarian hutan.

“ Kita juga menghimbau kepada kepala desa setempat, dan lembaga masyarakat lainnya untuk mencegah kebakaran hutan,” jelasnya.  

Dari pantauan koran ini, potensi kebakaran di hutan produktif Trenggalek cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, kemarau masih panjang dan sudah mulai datang angin. Sehingga sedikit saja bara bisa mengakibatkan hutan produktif ludes terbakar. indikasinya, selama musim kemarau tahun ini kebakaran hutan sudah terjadi selama 10 kali dengan lokasi yang berbeda-beda. 

 

Editor : Zaki Jazai
#kebakaran #trenggalek #Satpol PPK Trenggalek #kebakaran hutan