TRENGGALEK - Salah satu destinasi pantai di Kecamatan Munjungan, ini menyimpan nilai ekonomis bagi warga. Ya, itu adalah Pantai Kebo di Desa Ngulungwetan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mahesatera Ahmad Edris membenarkan, Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, termasuk daerah terpencil dan pinggiran.
Diketahui dari Trenggalek kota, untuk bisa menuju ke desa ngulungwetan ini sedikitnya harus menempuh jarak sekitar 66 kilometer.
Belum lagi medan yang akan ditempuh nantinya akan berkelok-kelok, khas pegunungan Bumi Menak Sopal.
Namun dibalik itu, Edris mengaku, sejak Pantai Kebo dikelola warga menjadi destinasi wisata dan kemudian viral. Pantai ini berdampak positif khususnya bagi warga dan nama Desa Ngulungwetan.
Kini Pantai Kebo menjadi branding destinasi wisata di Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, yang bisa menarik minat wisatawan.
"Masalahnya desa di sini itu termasuk desa terpencil, dengan adanya ini (pantai kebo, Red) jadi bisa lebih ramai, dan terutama berdampak pada ekonomi masyarakat," ungkapnya, kepada Jawa Pos Radar Trenggalek.
Masih kata Edris, pengelolaan destinasi wisata Pantai Kebo ini masih sebatas 30 persen. Rencananya, pengelolaan wisata pantai kebo akan terus berlanjut, namun secara bertahap.
"Sangat masih jauh kalau liat masterplannya. Karena menurut angan-angan kawan-kawan itu masih sangat jauh, sekitar 30 persen. Makanya dorongan dari pemerintah, itu yang sangat kami harapkan," jelasnya.
Edris dan warga pun tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengelola Pantai Kebo lebih maju. Mereka menyakini, suatu saat jika Jalur Lintas Selatan (JLS) sudah menyambung ke Kecamatan Munjungan, Pantai Kebo bisa menjadi destinasi wisata yang mampu bersaing dengan destinasi pantai-pantai lainnya.
"Yang penting kita berusaha semaksimal mungkin, pokoknya harus lebih maju. Apalagi dengan nanti JLS mudah-mudahan pantai kebo, tidak kalah dengan destinasi wisata pantai yang lain," ujarnya.
Kendati kini pengelolaan destinasi wisata Pantai Kebo terbilang minim, para wisatawan tak perlu khawatir, sebab pantai ini bisa mengubah mood swing Anda dengan sejumlah pesona khas pantai ini.
Misal saja, pemandangan landsap pantai, pegunungan, dan hutan, yang masih tampak asri. Ada lagi melihat aktivitas hewan-hewan ternak (kerbau) sedang mencari makan.
Tak cukup itu, ketika cuaca sedang cerah pantai ini juga menyuguhkan pesona alam matahari terbenam (sunsite).
"Semua masih alami, adanya kebo, ada buah, ada air hangat dari belerang," ungkapnya. (tra)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra