TRENGGALEK - Bagi Manting Sarafatma Santosa, usaha Maneka Salon yang dijalankannya tidak sekadar sebagai jalan meraup rupiah. Lebih dari itu, dia ingin menularkan semangat berwirausahanya di bidang salon kecantikan, lebih luas lagi kepada kawula muda di Trenggalek.
Ini juga sesuai dengan semangat peringatan Sumpah Pemuda untuk terus mencintai bangsa, tanah air dan bahasa Indonesia. "Pemuda harus terus semangat. Jalani aktivitas dengan berfikir positif, maka apa yang awalnya tidak kita sukaipun ternyata bisa membuat kita berperan di masyarakat," ucap owner Maneka Salon yang akrab disapa Manting ini.
Sebelum membangun Maneka Salon. Dulu, saat duduk di bangku SMK lebih memilih jurusan multimedia. Namun selulus dari SMKN 1 Pogalan, Trenggalek, justru diminta sang ibu melanjutkan usaha salon. Salon Fatim demikian nama usaha sang ibu.
"Awalnya ya bisa dibilang terpaksa. Ternyata semakin saya dalami, semakin saya tertarik. Apalagi ini bisa menghasilkan banyak uang, lebih semangat lagi saya. Dan ternyata juga skill editing yang saya pelajari di bangku sekolah, justru sangat menunjang promo usaha, sehingga Maneka Salon bisa seperti sekarang," ucap ibu dua anak ini.
Kini Maneka Salon ada di dua tempat, yaitu di Kecamatan Gandusari, tepatnya di selatan Polsek Gandusari dan satu lagi di Kecamatan Trenggalek tepatnya di depan Kantor Samsat Trenggalek. Di salon Maneka Gandusari, selain perawatan rambut, juga ada facial.
Maneka Salon juga menjadi salon pertama di Trenggalek yang memakai alat profesional berstandar internasional, dari brand berkualitas, juga pada produk yang digunakan. Dari pelayanan yang memuaskan membuat pelanggan tidak kapok dan terus kembali untuk perawatan di Maneka Salon.
"Pelanggan kami selalu ketagihan. Banyak dari luar kota lho, ada dari Ponorogo, Madiun, Kediri, Blitar, Tulungagung. Paling banyak dari Tulungagung, bahkan ada yang dari Surabaya rela naik bis ke Trenggalek," ucap perempuan yang hobi traveling ini.
Maneka Salon juga membuka kursus, yang tidak hanya diajari cara perawatan saja, namun juga diajarkan bagaimana marketing salon. "Jadi diajarkan dari nol sampai bisa buka salon. Saya ingin para perempuan ini punya skill. Tidak hanya memasak saja, tapi juga punya skill lain, punya usaha bisa mandiri," harap Manting.
Serta dengan pelayanan yang terus mengikuti tren, Manting berharap para pemuda di Trenggalek semakin peduli dengan penampilan, semakin menambah percaya diri dan semakin berperan dalam pembangunan daerah. (tin)
Editor : Intan Puspitasari