TRENGGALEK - Baru-baru ini gempar video syur 'Shella' di media sosial (medsos), karena banyak warganet yang menduga wanita yang berada di dalam video itu merupakan pemudi asal Kabupaten Trenggalek.
Namun, terkait kebenaran bahwa pemudi yang berada di video syur itu memang warga Trenggalek atau bukan, itu belum ada konfirmasi dari aparat penegak hukum (APH).
"Jadi kami akan menelusuri dulu informasi apakah itu viral yang terjadi di wilayah polres Trenggalek, atau di tempat lain," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Trenggalek AKP Zainul Abidin.
Lebih lanjut, AKP Zainul mengimbau agar warganet tidak menyebarluaskan video yang mengandung unsur pornografi tersebut.
"Kalau itu sampai dilakukan, otomatis yang bersangkutan akan berhadapan dengan hukum (penyebar video)," tegasnya.
Dalam upaya menelusuri video syur Shella Trenggalek, AKP Zainul mengonfirmasi bahwa APH akan membentuk tim untuk menyelidiki video tersebut.
Mulai dari mengecek kebenaran data dan berada di wilayah hukum Polres Trenggalek.
"Kami akan membentuk tim yang akan segera menangani permasalahan itu. Sehingga tidak akan menjadi gaduh di masyarakat Trenggalek,"
"Kalau misalnya ternyata benar itu warga dan penyebaran di wilayah hukum Trenggalek, kami akan bergerak cepat," jelasnya.
Lain itu, AKP Zainul mengatakan sampai kini belum ada warga Trenggalek yang membuat laporan berkaitan video syur Shella Trenggalek.
"Apabila ada informasi seperti itu harap segera datang ke polres (Satreskrim polres Trenggalek) memberikan informasi kepada kami,"
"Karena selama ini, sampai sekarang belum ada laporan secara resmi dari masyarakat Trenggalek," pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra