Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Susun RAPBD 2024 di Kabupaten Trenggalek, Banggar-TAPD Fokus Bahas PAD Dua BUMD, Samsul Anam: Peraturan Baru, Semua Di-Handle Pemerintah Pusat

Henny Surya Akbar Purna Putra • Senin, 20 November 2023 | 21:05 WIB
Pimpinan Rapat Banggar-TAPD Samsul Anam menyampaikan pembahasan RAPBD 2024 di dua BUMD Trenggalek.
Pimpinan Rapat Banggar-TAPD Samsul Anam menyampaikan pembahasan RAPBD 2024 di dua BUMD Trenggalek.

TRENGGALEK - Tim badan anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek melanjutkan pembahasan tentang rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2024 dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). 

Pada pembahasan di ruang Graha Paripurna DPRD Trenggalek lantai dua, Senin (20/11/2023), rapat Banggar-TAPD dipimpin oleh Ketua DPRD Samsul Anam. 

Samsul menyampaikan, pembahasan RAPBD 2024 Banggar-TAPD memfokuskan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang mengundang dua badan usaha milik daerah (BUMD), yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Bank Pembangunan Daerah Provinsi Jatim (Bank Jatim).

“Hari ini kita melanjutkan pembahasan RAPBD 2024 terkait pendapatan asli daerah,” ungkapnya, usai rapat dengan TAPD. 

Baca Juga: SDM PKH di Kabupaten Trenggalek Minim untuk Dampingi 34.620 Keluarga, Korkab PKH Punya Cara Jitu Agar Lebih Efektif

Pada pembahasan dengan PDAM, Samsul mengakui bahwa ada peraturan baru yang mengubah mekanisme penyertaan modal dari pemkab.

“Kemarin kita menyertakan modal kemudian yang kita berikan kepada para pelanggan (masyarakat yang berpenghasilan rendah) atau Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR MBR),”

“Kemudian muncul peraturan baru yang sekarang ini semuanya di-handle oleh pemerintah pusat melalui inpres,” jelasnya. 

Baca Juga: Serba-serbi Kemeriahan Hari Jadi ke-818 Tulungagung, Ada PKL di GOR Lembu Peteng yang Tampil Unik, Begini Keunikannya

Samsul menekankan poin penting yang dilakukan pemkab sejauh ini hanya untuk mendukung progres dari PDAM dengan output tidak sekadar profit oriented, tapi sosial oriented. 

“Alhamdulillah ini dari kemarin progresnya cukup lumayan, sudah mulai laba Rp100 juta tiap tahun. Tapi kita juga tahu dirilah, PDAM itu bukan profit oriented semata, tapi lebih kita fokuskan terhadap social oriented,” jelasnya. 

Berikutnya pembahasan dengan Bank Jatim, Samsul mengatakan, saham pemkab pada 2015 mulanya Rp15 M, dan kini sudah berkembang lebih dari Rp50 M. 

“Kemudian dari jasa giro. Ini sudah mengalami progres tiap tahun,” ungkapnya. 

Baca Juga: Menjelang Pemilu 2024, Masih Ada 4.284 Bilik Suara yang Belum Datang di Trenggalek, KPU Trenggalek Sebut Jadwal Pengiriman Logistik Belum Pasti

Dengan progres positif dari dua BUMD, pria berkacamata itu optimis pembahasan RAPBD 2024 bisa rampung sesuai target. 

“Kita selesaikan sesuai jadwal. Dalam aturan kan seminggu sebelum bulan 11 ini selesai,”

“Dengan melihat dinamika ini, ya akan kita lanjutkan sementara pada PAD dan mungkin kita lanjutkan hari Rabu agenda Belanja Daerah, dan secepat mungkin, akan diselesaikan,” pungkasnya. (tra)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#samsul anam #TAPD #Banggar #dprd trenggalek #2024 #rapbd