Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sempat Vakum saat Covid-19, Trenggalek Mountain Bike Adventure Kembali Aktif dengan Misi Kenalkan Wisata

Zaki Jazai • Senin, 18 Desember 2023 | 13:00 WIB
SEMANGAT: Peserta TMBA di Kecamatan Panggul minggu (10/12/2023) bersepeda menyusuri rute yang kebanyakan area tempat wisata.
SEMANGAT: Peserta TMBA di Kecamatan Panggul minggu (10/12/2023) bersepeda menyusuri rute yang kebanyakan area tempat wisata.

TRENGGALEK - Bukan hanya sepedaan, Trenggalek Mountain Bike Adventure (TMBA) membawa misi lain ketika melaksanakan berbagai kegiatan.

Itu seperti yang telah dilakukan pada Minggu (10/12/2023), dengan mengelilingi wilayah Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Bahwasanya kegiatan yang diikuti oleh sekitar 400 peserta tersebut mengambil rute wilayah wisata di kecamatan yang telah di plot sebagai little Jogja tersebut.

Itu seperti mulai dari Pantai Pelang, lanjut ke Pantai Kili-Kili, berputar ke area pedesaan masuk ke area persawahan, hingga ke daerah Desa Bodak dan Kembali lagi ke Pantai Pelang.

“Jadi dalam kegiatan ini kami mengambil start dan finish di Pantai Pelang, tujuannya untuk mengenalkan destinasi wisata itu,” ungkap Ketua Panitia Deni Lupiantoro.

Dia melanjutkan, itu terjadi lantaran dalam kegiatan TMBA kali ini panitia menggandeng Dinas Pariwisata, dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek.

Sehingga diharapkan dengan kegiatan tersebut bisa membantu mengangkat gairah wisata yang ada di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Mengingat sejauh ini jumlah kunjungan wisatawan yang ada di daerah tersebut masih kalah dengan daerah lain seperti yang ada di wilayah Kecamatan Watulimo.

”Berdasarkan kabar yang kami dapat wisata di wilayah Kecamatan Panggul lagi drop, makanya dengan bersepeda di area itu dengan jarak 22 kilometer, diharapkan bisa membantu promosi wisata,” katanya.

Hal tersebut terjadi lantaran peserta pada kegiatan tersebut bukan hanya dari Trenggalek saja, melainkan banyak peserta dari daerah lain.

Daerah yang dimaksud seperti Kabupaten Pacitan, Lamongan, Bojonegoro, Malang, Kota Batu dan masih banyak lagi.

Apalagi dalam kegiatan tersebut sebelum garis finish juga ada area untuk istirahat peserta dengan suguhan jajanan atau makanan khas daerah setempat.

Sehingga hal tersebut bisa semakin menambah promosi wisata yang ada.
Sedangkan TMBA sendiri merupakan agenda tahunan yang dilakukan.

Namun agenda terakhir tersebut terhenti pada 2019 lalu, sebab di tahun 2020 ada pandemi Covid-19.

Sebenarnya dalam hal ini event tersebut merupakan murni tumbuh dari keinginan para penyuka atau klub sepeda gunung yang tergabung dalam Mountain bike (MTB) Trenggalek.

Namun beberapa tahun terakhir digandeng pemerintah kabupaten (pemkab) sebagai agenda promosi berbagai program, seperti sosial, kemasyarakatan, dan tahun ini wisata.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke 11 kalinya, pastinya kami ingin melaksanakan kegiatan yang ke-12 pada 2024 atau 2025 mendatang agar Trenggalek lebih dikenal masyarakat luas,” ungkap pria yang juga sebagai Ketua MTB Trenggalek tersebut.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#trenggalek #Trenggalek Mountain bike adventure #deni lupiantoro #panggul #tmba