Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sambut Tahun Baru 2024, Harga Apel Fuji di Trenggalek Ugal-ugalan

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 30 Desember 2023 | 00:27 WIB
Harga apel naik saat mendekati tahun baru 2024 di Trenggalek.
Harga apel naik saat mendekati tahun baru 2024 di Trenggalek.

TRENGGALEK - Harga buah di pasar lokal Trenggalek mengalami kenaikan signifikan  satu bulan sebelum pergantian tahun 2024.

Sampai saat ini diperkirakan kenaikan kenaikan harga tersebut akan berlanjut hingga perayaan tahun baru mendatang.

Adapun jenis buah yang terkena dampak kenaikan harga adalah apel batu dan apel Fuji.

Padahal buah apel sendiri merupakan salah satu jenis buah yang cukup jarang mengalami kenaikan harga.

Harga apel batu di sekitar wilayah Pasar Pon terakhir melonjak menjadi Rp25.000 per kilogram (Kg) dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram.

Bahkan harga tersebut bisa kembali naik kembali mendekati malam pergantian tahun besok (31/12/2023).

“Dalam sebulan terakhir ini harga apel Batu naik sebesar Rp5.000 tiap kilogramnya (Kg, Red),” jelas salah satu pedagang buah, Dandi Prasetya.

Namun, apel fuji yang merupakan buah impor juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Itu terlihat sejak awal Desember ini, harga apel Fuji mencapai Rp40.000 per kilogram, meningkat tajam dari harga bulan sebelumnya.

“Bulan lalu harganya masih sekitar Rp32.000, kalau sekarang ya jauh naikknya,” sambungnya.

Kendati terjadi kenaikan harga yang cukup besar, masyarakat tetap menunjukkan minat tinggi terhadap konsumsi buah apel, khususnya apel fuji.

Meskipun harga apel mengalami kenaikan, penjualannya sama sekali tidak mengalami penurunan yang signifikan.

Di sisi lain, salah satu pedagang buah di sekitar pasar hewan, Nur Khasanah, menjelaskan bahwa apel fuji lebih menjadi pilihan utama bagi masyarakat karena rasanya yang lebih lezat ketimbang buah lokal.

“Apalagi buahnya (apel Fuji, Red) lebih empuk dari pada apel yang lokalan,” jelasnya.

Kecenderungan masyarakat yang cenderung menkonsumsi apel fuji telah memberikan gambaran tentang kecondongan pilihan mereka terhadap buah impor dibandingkan dengan buah lokal.

Kualitas buah impor yang baik membuat buah lokal semakin tenggelam dipasaran.

Dalam situasi ini, wanita yang akrab dipanggil Nur tersebut berharap agar kenaikan harga tidak menghentikan minat masyarakat dalam mengonsumsi buah-buahan segar.

“Walau naik semoga tetap banyak yang mau beli,” tutupnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#trenggalek #harga buah #pasar lokal #apel