TRENGGALEK - Masyarakat di Bumi Menak Sopal sepatutnya harus tetap waspada dalam menghadapi musim hujan ini. Pasalnya, potensi bencana masih bisa terjadi kendati tanpa angin dan hujan.
Buktinya, Selasa (9/1/2024) terjadi pohon tumbang di wilayah Dusun Mbalang, Desa Senden, Kecamatan Kampak.
Tumbangan pohon yang terjadi sekitar pukul 05.30 tersebut menimpa dua rumah. Yaitu, rumah milik Ahmad Santoso, 57, dan Yatimah, 53, warga setempat hingga bagian dua rumah tersebut hancur.
Baca Juga: Ikan Patin Trenggalek Belum Mampu Jajaki Pasar Ekspor, Diskomidag Trenggalek Upayakan Perluasan
"Untuk bagian rumah yang tertimpa pohon roboh tersebut, seperti bagian kamar untuk rumah milik Ahmad Santoso dan dapur untuk rumah milik Yatimah," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, St. Triadi Atmono.
Dia melanjutkan, kejadian tersebut dimungkinkan lantaran kondisi pohon jenis apak yang ada di lokasi terlalu rindang. Akibatnya tidak kuat menahan embusan angin yang menerjang.
Sebab, sebelumnya pada Senin (8/1) sekitar pukul 17.00, embusan angin di lokasi cukup kencang. "Beruntung ketika kejadian itu pemilik rumah sama-sama tidak ada di bagian itu, sehingga tidak ada kerugian jiwa," katanya.
Baca Juga: 137 Surat Suara di Trenggalek Terindikasi Rusak, KPU Libatkan 100 Pekerja Sortir
Mendapati laporan tersebut, BPBD langsung datang ke lokasi. Setelah itu, bersama pihak terkait dan masyarakat setempat melakukan kerja bakti pembersihan material pohon yang tumbang.
Tim melakukan pemotongan ranting-ranting yang masih menyangkut di atap rumah korban hingga membersihkan beberapa material yang ada.
Sementara itu, kini pemilik rumah tidak mengalami masalah serius sehingga tetap bisa beraktivitas seperti biasa.
"Proses pembersihan telah kami lakukan. Semoga saja tidak terjadi bencana susulan. Kendati demikian, kami imbau kepada masyarakat agar terus waspada mengenai berbagai kemungkinan yang bisa terjadi," jelas Triadi.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra