TRENGGALEK - Film Sinden Gaib yang diperankan oleh Sara Fajira saat ini menjadi perbincangan hangat, karena film ini terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di Kapupaten Trenggalek.
Kisah berawal dari seorang kru film dokumenter bercerita di kanal youtube milik seorang youtuber yang cukup terkenal.
Namun sebelum itu, cikal bakal kisah Sinden Gaib merupakan aib warga kampung yang sudah terpendam belasan tahun lalu.
Kisah tersebut sangat menarik karena terdapat unsur tradisi serta mistis yang saat ini masih kental terasa.
Kali ini kita mendengar cerita dari sudut pandang produser film dokumenter dimana kisah sinden gaib ini berawal.
Kisah Sinden Gaib ini berawal dari pembuatan film dokumenter yang pada akhirnya film tersebut tidak jadi ditayangkan.
Menurut Tupang (produser film dokumenter) cerita ini berawal ketika dirinya ingin membuat project.
"Pada tahun 2010 an saya sempat mengerjakan project project dari sekolah, akhirnya saya bikin semacam event pemilihan duta dan sebuah project film yang mengakat tentang pendidikan," ungkapnya di channel YouTube Radar Tulungagung TV pada Sabtu (13/01/2024).
Baca Juga: Alasan Kamu Harus Nonton Film Sinden Gaib, Berikut Fakta Uniknya
Awal mula film dokumenter ini bertujuan untuk mengangkat kesenian turonggo yakso yaitu kesenian yang berasal dari Trenggalek.
Namun dalam proses eksekusi film tersebut tidak sesuai ekspetasi sehingga film itu tidak rampung dan tidak dinaikkan dimanapun.
Ketika take film di Watu Kandang dimana tempat tersebut merupakan tempat wingit atau keramat ketika itu kuncen yang menjaga tempat itu berpesan pada kru dan semua yang terlibat.
Baca Juga: Turonggo Yakso, Tarian dalam Film Sinden, Ini Makna dan Sejarahnya
Yang pertama, tidak boleh berkata kotor, tidak boleh membuang barang sembarangan, tidak boleh melakukan hal yang tidak tidak, tidak boleh mengambil apapun yang ada disana.
Pada saat itu banyak kejadian yang terjadi yang menimpa para kru.
Mulainya ketika seorang kameranen (laki-laki) menemukan batu yang didalamnya terdapat emas dan berniat untuk membawa pulang namun saat itu sudah di larang dan disuruh untuk mengembalikan batu ketempat semula.
Baca Juga: Film Sinden Gaib Ungkap Kisah Nyata Trenggalek, Hingga Menjadi Film Horor Langka di Indonesia
Setelah kejadian tersebut muncullah berbagai kejadian aneh salah satunya hujan dan panas yang berulang sehingga membuat para kru kewalahan untuk mengamankan alat-alat dan ternyata kejadian tersebut hanya terjadi di area tersebut.
Pemain utama yang notabennya tidak bisa menari tiba tiba bisa menari dengan lues, dan ketika para pemain kembali ke base camp tiba tiba terjadi kerasukan masal sehingga proses syuting dihentikan dan kembali ke tempat tinggal masing-masing.
Namun ketika sudah kembali kesekolah masing masing terjadilah kerasukan massal.
Baca Juga: Hikmah Kisah Nyata yang Dialami Ayu, Pemeran Utama yang Dirasuki Sosok Sarinten di Film Sinden Gaib
Setelah kejadian tersebut mengharuskan meminta maaf kepada Sinden Gaib dan mengembalikan batu yang telah diambil.
Namun menurut Tupang ada beberapa cerita yang ia tidak mengetahui kejadiannya.
Tupang mengaku, fakta kesurupan massal itu sempat ramai kala itu, hingga pihak kepolisian mengimbau agar film dokumenter tidak ditayangkan.
Tupang pun mengikuti Imbauan kepolisian dan warga untuk menutup rapat-rapat kejadian tersebut. Namun ia sempat terkejut jika Film Sinden Gaib akan rilis dengan cerita yang sebenarnya merupakan aib kampung.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra