Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Timses Amin di Trenggalek Ingin Pilpres Dua Putaran

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 16 Februari 2024 | 17:10 WIB
Anis Baswedan menggunakan hak pilihnya.
Anis Baswedan menggunakan hak pilihnya.

 

 

KOTA, Radar Trenggalek- Perolehan suara hasil hitung cepat (quick count) pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo-Gibran, masih unggul dibanding paslon lain. Begitu juga di Bumi Menak Sopal. Kondisi tersebut membuat tim sukses (timses) paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Paslon Ganjar-Mahfud kompak lebih ketat mengawasi perolehan suara. Mereka juga menunggu hasil real count yang nantinya dikeluarkan secara resmi oleh KPU.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Trenggalek, Komarudin, mengatakan, pihaknya lebih bijaksana untuk tidak terlalu mengandalkan hasil quick count. Sebab, itu belum mencakup seluruh proses penghitungan suara secara resmi.

“Kami dari Tim Amin masih menunggu hasil real count, karena itu yang menjadi penentu pemenang pemilu,” ujarnya, kemarin (15/2).

Timses Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, lanjut Komarudin, tetap berupaya mengawal dan memantau proses penghitungan suara di Trenggalek. Meskipun hasil quick count menunjukkan sebagian hasil awal, tapi mereka masih menunggu hasil real count yang dianggap lebih akurat dan berdasarkan proses penghitungan yang lebih komprehensif.

“Kami tetap mengawal di tingkat TPS, supaya suara ini tetap aman dalam perjalanan,” imbuhya.

Menurut dia, berapa pun jumlah suara yang ada di Trenggalek harus tetap dikawal dengan baik. Tujuannya, pemilihan presiden (Pilpres) 2024 bisa melaju ke tahap dua putaran. “Kami berharap nanti tetap bisa dua putaran,” ungkapnya.

Dalam pemilu ini, PKS bertugas memantau empat kecamatan yang ada di Trenggalek. Di antaranya, Kecamatan Durenan, Gandusari, Watulimo, dan Panggul. “Untuk kecamatan yang lain diamanahkan pada partai pendukung lainnya,” paparnya.

Terkait adanya dugaan kecurangan dari paslon lain, pria ramah itu mengaku belum ada indikasi. Meski begitu, pihaknya tetap waspada dan siap mengambil tindakan jika ada temuan yang menunjukkan adanya pelanggaran atau kecurangan dalam penghitungan suara. “Kami tetap siap jika nanti ditemukan adanya kecurangan,” tegasnya.

Komarudin mengimbau seluruh masyarakat pendukung paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tetap sabar dan menunggu hasil real count yang akan diumumkan oleh KPU. Menurut dia, penting bagi seluruh pihak untuk menghargai hasil akhir dari proses penghitungan suara tersebut, tanpa melupakan pentingnya menjaga perdamaian dan persatuan di masyarakat. “Kita harus tetap semangat dan jangan lelah untuk mengawal apa yang telah diamanahkan,” tandasnya. (mg1/c1/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#trenggalek #pemilu #kpu