Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Segini Alokasi Beras dari Bulog Karangsoko Trenggalek untuk Bantuan Pangan

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 2 Maret 2024 | 16:00 WIB

 

Sejumlah pekerja mengangkat beras di gudang bulog
Sejumlah pekerja mengangkat beras di gudang bulog

Trenggalek- Bulog alokasikan beras sekitar 836.240 kilogram atau 836 ton untuk bantuan pangan. Beras itu didistribusikan ke desa-desa. Namun, tak semua orang mendapatkannya. 

Kepala Gudang Bulog Karangsoko, Defri Harianto mengatakan, beras bantuan pangan diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM bakal menerima sekitar 10 kilogram per bulan. “Ini sudah mulai dikirim ke desa-desa sejak 26 Februari lalu,” ujarnya.

Terkait stok beras, pria ramah itu menyatakan masyarakat tak perlu risau. Pasalnya, stok Bulog Karangsoko kini sekitar 670 ton. Itu untuk beras kualitas medium. Jumlah itu diprediksi cukup hingga memasuki Idul Fitri mendatang. “Dari stok tersebut ada beras bantuan pangan, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP)," paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Defri, Bulog juga mendapat pasokan beras impor. Yakni sekitar 500 ton. Beras dari luar negeri itu dijadwalkan tiba dalam waktu dekat. Artinya, itu bisa menambah jumlah stok yang dimiliki Bulog.

“Dalam minggu-minggu ini akan datang beras dari LN (luar negeri) sebanyak 500 ton,” katanya.

Nah, untuk stok beras SPHP, dia mengaku selalu berubah. Bulog akan mengikuti permintaan dan harga pasar untuk memenuhi kebutuhan. Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan satgas pangan untuk memastikan permintaan masyarakat terhadap beras dapat terpenuhi.

Di sisi lain, masyarakat di Bumi Menak Sopal sempat resah dengan kenaikan harga beras. Beras premium dijual sekitar Rp 15.500 per kilogram. Bahkan sebelumnya bisa tembus Rp 20 ribu per kilogram. “Belum pernah harga di pasaran sampai bisa setinggi ini,” ungkap Hasbunal Kafi, salah seorang pembeli beras di pasar basah.

Dia berharap harga beras segera kembali stabil. Terlebih, kini mendekati Ramadan. Permintaan beras serta bahan pangan lain pasti meningkat. “Jika harga (bahan pangan, Red) di pasaran naik, rakyat pasti bingung. Harus putar otak agar uang yang dimiliki bisa mencukupi,” kata Sriyati, salah seorang ibu rumah tangga. (kho/c1/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#bantuan pangan #bulog #trenggalek #beras