Trenggalek- Zona selamat sekolah (ZoSS) di Bumi Menak Sopal minim. Buktinya, hingga kini baru tersedia sekitar 10 ZoSS yang tersebar di 10 titik. Kondisi itu membuat pihak sekolah yang belum terdapat ZoSS harus lebih hati-hati terkait keselamatan siswa.
Seperti diketahui, ZoSS merupakan kawasan sekitar sekolah yang membutuhkan pengendalian lalu lintas. Yakni, kecepatan kendaraan, parkir, menyalip, dan pejalan kaki yang menyeberang jalan. Pengendalian itu dibutuhkan lantaran banyak pelajar yang berjalan kaki menuju sekolah.
Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, ZoSS tersebar di 10 titik. Di antaranya di depan SMPN 5 Trenggalek, SMKN 1 Trenggalek, SMPN 2 Karangan, SDN 2 Salamrejo, TK Aisiyah Salamrejo, TK Pertiwi Kelurahan Ngantru, Kawasan Raden Paku Kelurahan Surodakan, TK Negeri Pembina Kelurahan Sumbergedong, SLB Kemala Bhayangkari 1 Surodakan, dan SDN 1 Sumbergedong. Dari sepuluh titik itu, empat di antaranya merupakan ZoSS lama. Sisanya dibuat tahun lalu.
“Fokusnya memang masih di daerah perkotaan. Memang dari segi kepadatan volume pengendara dan pusat, kegiatannya lebih padat.” jelas Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Trenggalek, Hendra Sanggara.
Nah, terkait adanya beberapa ZoSS yang rusak, dishub tak menampiknya. Termasuk perihal penambahan ZoSS. Salah satu hambatan yang dialami yakni karena beberapa jalan dalam tahap perbaikan. Situasi ini mengakibatkan ZoSS yang sudah ada sebelumnya harus dihilangkan. “Ada beberapa titik yang mengalami perbaikan jalan, sehingga ZoSS yang sebelumnya ada jadi tidak terlihat,” jelas Hendra.
Kendala lainnya yakni keterbatasan anggaran. Dampaknya, dishub kesulitan untuk perawatan ataupun penambahan ZoSS baru. “Melihat dari postur anggaran yang terbatas, kami juga perlu memilah ke beberapa sektor,” imbuhnya.
Meski demikian, dishub berkomitmen mengecat ulang ZoSS di beberapa titik. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperbaiki ZoSS yang rusak dan memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak dalam menghadapi lalu lintas di sekitar sekolah. “Nanti kami perbarui, tapi masih kami tata anggarannya,” tuturnya.
Program ZoSS memiliki peran penting dalam melindungi anak-anak dari risiko kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya ZoSS, anak-anak diharapkan dapat memahami dan menerapkan perilaku aman saat berada di sekitar jalan raya. Meskipun terdapat kendala dalam implementasinya, Pemkab Trenggalek terus berupaya memperluas jangkauan ZoSS dan memastikan keselamatan anak-anak sebagai prioritas utama. (kho/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa