Trenggalek- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal memberangkatkan sendiri pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati (wabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Trenggalek mendatang. Indikasinya, kendati belum resmi dan dinamika politik masih terjadi, para pengurus telah mempertimbangkan untuk mengajukan dua nama kader muda yang bakal diusung.
Dua kader muda itu sama-sama pengusaha yang ada di Trenggalek. Yakni, Danang, putra Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Trenggalek Kholiq, yang sukses sebagai pengusaha di luar daerah. Satu orang lain, yakni Reda, putra seorang pengusaha asal Kecamatan Kampak, yang kini sukses meniti karir usaha dalam bidang bangunan.
“Sebenarnya dalam pembahasan resmi ini belum ada, tapi dalam pembahasan pribadi para pengurus partai, dua nama itu yang dimunculkan,” ungkap Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Trenggalek Murkam.
Itu terjadi lantaran dalam Sejarah Pilkada di Trenggalek, PKB selalu memberangkatkan paslon sendiri. Apalagi kendati kemungkinan tidak kembali menjadi jawara dalam pemilihan calon legislatif (pileg), tapi berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), PKB tetap mendapatkan 11 kursi di DPRD Trenggalek. Dengan begitu, jumlah itu cukup untuk mengusung paslon sendiri. Sebab, berdasarkan aturan dengan jumlah total kursi di DPRD Trenggalek ada 45 kursi, parpol bisa memberangkatkan paslon sendiri jika minimal memiliki sembilan kursi.
“Terlepas dari nanti kalah atau menang, itu merupakan takdir yang sudah digariskan, tapi sepanjang sejarah PKB ini selalu konsisten memberangkatkan paslon sendiri,” jelasnya.
Namun demikian, PKB tetap membuka peluang lebar kepada parpol lain jika ingin berkoalisi. Apalagi dalam hal ini kondisi politik yang ada selalu dinamis dan bisa setiap saat berubah. Kaena itulah, kini masih menunggu informasi resmi apakah nanti memberangkatkan sendiri paslon, atau berkoalisi.
Itu terjadi lantaran hingga kemarin (13/3) sejatinya belum ada pembahasan resmi dari PKB terkait persiapan pilkada mendatang. Hal tersebut dimungkinkan karena situasinya kebetulan masih menunggu pengumuman hasil pemilu 2024, terkait pemilihan presiden dan legislatif. Selain itu juga belum ada jadwal konsolidasi partai terkait hal tersebut. Dimungkinkan persiapan pilkada akan dibahas bersamaan dengan konsolidasi parti untuk membahas hasil pemilu 2024.
“Jadi saya sebagai ketua LPP juga masih menjalankan tugas terkait itu. Tapi sosok dua kader muda itu muncul bukan dari sikap resmi PKB, melainkan pribadi para pengurus yang ingin memunculkan sosok pemuda potensial yang bikin kaget masyarakat seperti kemunculan Gibran (Cawapres Gibran Rakabuming Raka, red) pada pilpres lalu,” jelas pria yang nanti terpilih sebagai calon anggota DPRD Trenggalek dari dapil V tersebut. (jaz/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa