Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Songsong Pilkada, Ini Langkah yang Bakal Ditempuh DPD PKS Trenggalek

Zaki Jazai • Selasa, 19 Maret 2024 | 15:05 WIB
partai keadilan sejahtera
partai keadilan sejahtera

 

 

KOTA, Radar Trenggalek- Munculkan jago lama. Hal ini bakal dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyongsong pilkada Trenggalek tahun ini. Indikasinya, DPD PKS Trenggalek berencana menjalin komunikasi dengan salah satu kadernya, Muhadi.

Ketua DPD PKS Trenggalek Komarudin mengatakan, komunikasi dengan berbagai pihak tetap dilakukan. Termasuk dengan seorang kadernya yaitu Muhadi. Hal tersebut dilakukan terkait kesiapan dan kesanggupan yang bersangkutan untuk mencalonkan kembali.

“Komunikasi akan kami lakukan, memang Pilkada 2020 lalu dia, sempat ingin calon tapi saat ini mau mencalonkan kembali atau tidak itu yang masih jadi pertanyaan makanya komunikasi tetap dilakukan,” katanya.

Karena itulah, setelah beberapa tahun berjalan dari komunikasi tersebut akan ditanya kesiapan untuk mencalonkan diri kembali. Sebab kala itu, ketika ingin mencalonkan diri, yang bersangkutan kesulitan untuk mendapatkan rekomendasi dari partai lain. Apalagi masalah kesiapan menjadi calon bukan hanya siap pada dirinya, melainkan ada keperluan lain seperti anggaran dan sebagainya. Termasuk visi dan misi untuk Trenggalek sama dengan PKS.

“Selain itu kami juga tetap menjalin pembicaraan dengan parpol lain untuk koalisi memberangkatkan calon tersebut,” ungkapnya.

Karena itu sampai kemarin (18/3), DPD PKS Trenggalek masih belum memiliki calon untuk diberangkatkan. Sebab, pembahasan secara resmi terkait hal tersebut diinternal partai belum dilakukan. Mungkin pembahasannya akan dilakukan setelah hari raya Idul Fitri mendatang, sambil menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Nantinya PKS akan melakukan berbagai langkah guna menentukan siapa calonnya. Dengan begitu, dalam penentuan calon tidak serta merta memanggilnya, melainkan ada seleksi. Dengan kata lain calon-calon yang ingin maju menjadi Calon Bupati atau Calon Wakil Bupati (Cawabup) dari PKS akan mengikuti seleksi tersebut termasuk Muhadi. Sebab dalam hal ini PKS juga memiliki beberapa kader potensial untuk diberangkatkan. Kader-kader tersebut seperti Ketua DPD PKS Trenggalek, Komarudin-red), Agus Cahyono, Alwi Burhanudin, Subadianto, dan sebagainya.

“Dalam pilkada nanti kami tetap berusaha akan memberangkatkan calon, dan terkait dengan siapa orangnya masih terus melakukan seleksi. Dan, Insyaallah nanti setelah puasa kami akan buka pendaftaran bakal calon bupati,” jelas Komarudin.

Seperti yang diketahui, pada Pilkada 2020 lalu Muhadi sempat akan diberangkatkan menjadi Calon Bupati (Cabup) dari PKS. Namun di detik-detik akhir, yang bersangkutan tidak bisa mendapatkan rekom tambahan dari partai politik (Parpol) lain. Hal tersebut terjadi lantaran saat ini PKS hanya memiliki enam kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek, sehingga tidak bisa memberangkatkan calonnya sendiri. Dengan kandasnya memberangkatkan calon sendiri tersebut akhirnya PKS berkoalisi dengan PKB. (jaz/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#pilkada #PKS (Partai Keadilan Sejahtera) #trenggalek