Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Duh, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran Lalin di Trenggalek

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 21 Maret 2024 | 02:34 WIB
Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono memakaikan helm kepada seorang anak
Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono memakaikan helm kepada seorang anak

 

TRENGGALEK- Pengendara motor dan sopir mobil barang masih mendominasi pelanggar lalu lintas (lalin). Buktinya, dalam Operasi Keselamatan Semeru yang digelar Polres Trenggalek, ada sekitar 82 pelanggaran. Sebanyak 62 di antaranya merupakan pengendara motor serta mobil barang.

Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Mulyani mengatakan, selama Operasi Keselamatan Semeru yang digelar sejak 4-17 Maret, total ada 82 pelanggaran yang ditindak. Mayoritas terkait surat-surat kendaraan sebanyak 56 pelanggar. Disusul tidak menggunakan helm SNI 16 pelanggar, serta kendaraan overdimention overload (ODOL) ada 5 pelanggar. “Berkendara di bawah umur ada dua pelanggaran, dan kendaraan tidak sesuai spesifikasi sebanyak dua pelanggaran,” ujarnya.

Dilihat dari jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran, lanjut Mulyani, sepeda motor masih mendominasi. Total ada sekitar 31 pelanggar. Selain itu, mobil barang sejumlah 31 pelanggar. Disusul, bus sejumlah 10 pelanggar dan mobil penumpang sejumlah 6 pelanggar.

Pelanggaran paling banyak dilakukan karyawan/swasta sejumlah 41 orang. Diikuti oleh sopir sejumlah 16 pelanggar, pekerjaan lain-lain sejumlah 16 pelanggar, dan pelajar atau mahasiswa sejumlah 9 pelanggar.

Menurut data analisis dan evaluasi yang dilakukan selama operasi berlangsung, terjadi penurunan sebesar 30 persen dari 118 penindakan electronic traffic law enforcement (ETLE) menjadi 82 penindakan.

Menyikapi hal ini, Polres Trenggalek mengambil langkah edukatif. Salah satunya memberikan helm gratis kepada ratusan pengendara motor pada Selasa (19/3) lalu. Para pengendara tersebut diarahkan untuk masuk melalui gerbang mapolres. Mereka diberi takjil gratis beserta helm.

Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Khususnya, penggunaan helm. "Kami juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan helm saat berkendara," ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan edukasi dan penegakan hukum yang berkelanjutan, lanjut pria ramah itu, masyarakat diharapkan dapat lebih tertib dalam berlalu lintas, serta dapat mengurangi angka kecelakaan yang terjadi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polres Trenggalek dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. “Dengan adanya edukasi berlalu lintas, angka kecelakaan diharapkan bisa dicegah sejak dini,” tandasnya. (kho/c1/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#motor #lalu lintas #polisi