Trenggalek- Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Prigi dipastikan tak akan kecewa. Pasalnya selain dipercantik, pelayanan untuk pengunjung terus ditingkatkan. Salah satunya e-retribusi menggunakan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Ada dua destinasi wisata di Kecamatan Watulimo yang menggunakan aplikasi tersebut. Yakni Pantai Prigi, dan Pantai Pasir Putih atau Karanggongso.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Drs. Sunyoto, MM mengatakan, penggunaan e-retribusi ini menjadi bagian penerapan Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Dengan ETPD ini diharapkan penerimaan daerah semakin transparan. "Jadi semua retribusi-retribusi, tidak hanya di disparbud saja yang menerapkan sistem elektronik," ujarnya.
"Ini akan lebih efisien, efektif dan transparantif," imbuhnya.
Selain penyiapan sistem pembayaran elektronik yang diharapkan juga memberikan kemudahan bagi pengunjung yang sudah terbiasa dengan pembayaran elektronik, ada sejumlah persiapan lain menyambut kedatangan wisatawan.
"Kami upayakan di Pantai Prigi, terutama di Prigi 360 akan semakin berwarna. Mudah-mudahan liburan Idul Fitri ini sudah siap," kata Sunyoto.
Pantai Prigi sendiri menjadi destinasi yang lengkap. Mulai view pantai yang membentang dengan pemandangan dari teluk mengarah ke samudera, dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung.
Masuk ke area parkir, pengunjung mendapatkan akses cukup luas. Kemudian melewati pintu masuk, ada taman asri yang terawat. Ada food court dengan aneka hidangan seafood, serta area kios suvenir. Tersedia juga toilet yang bersih.
Sementara di Pantai Karanggongso, pengunjung bisa merasakan suasana pantai berpasir putih. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Naik perahu berkeliling teluk Prigi, memacu adrenalin dengan menaiki banana boat, bermain pasir, dan mandi di pantai.
Tak hanya itu, ada banyak kios menawarkan aneka hidangan. Hampir semua kios juga menyediakan toilet untuk mandi pengunjung selesai bermain di pantai.
Tak lupa, pulang dari dua destinasi ini, pengunjung bisa memborong aneka oleh-oleh. Seperti durian dan manggis yang menjadi hasil perkebunan di Kecamatan Watulimo. Ada juga ikan dan cumi asap. (tin/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa