Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Makin Dikenal, Rata-rata Kunjungan Pelayanan RSUD Panggul Sentuh Puluhan

Kema Ramtitra • Senin, 29 April 2024 | 23:43 WIB
Direktur RSUD Panggul dr Piranto Triadmodjo Barus.
Direktur RSUD Panggul dr Piranto Triadmodjo Barus.

TRENGGALEK - Hampir genap setengah tahun operasional, RSUD Panggul sebagai fasilitas kesehatan pelat merah semakin dikenal masyarakat sekitar. 

Terbukti, beberapa pelayanan kesehatan yang mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

Direktur RSUD Panggul dr Piranto Triadmodjo Barus menjelaskan bahwa pelayanan RSUD Panggul menyesuaikan ketersediaan dokter spesialis. 

Baca Juga: Gawat, Dinkesdalduk KB Trenggalek Temukan Kasus Malaria, Segini Jumlahnya

Selama ini dokter spesialis yang tersedia meliputi, spesialis kandungan, anak, penyakit dalam, radiologi dan bedah. 

Sedangkan dari tingkat kunjungan, masing-masing pelayanan memiliki jumlah kunjungan yang berbeda. 

Misal, penyakit dalam sekitar 25 - 30 pasien pertama hari, anak sekitar 20 - 25 pasien per hari, dan spesialis bedah sekitar 10 pasien per hari. 

Baca Juga: Terkait Kabar Maju Pilkada, Begini Tanggapan Ketua HIPMI Trenggalek Didit Sasongko

“Artinya, kunjungan pertama, kedua responnya bagus (masyarakat, Red) tapi untuk spesialis bedah kita masih melayani rawat jalan,” ungkap Barus - panggilan dari Piranti Triadmodjo Barus, kepada Jawa Pos Radar Trenggalek, Senin (29/4/2024). 

Barus mengakui bahwa RSUD Panggul belum bisa memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. 

Karena ketersediaan dokter spesialis yang belum lengkap, misal dokter spesialis anestesi. 

Baca Juga: Sawah di Trenggalek Mayoritas Tadah Hujan, Kementan Detailkan Bantuan agar Lebih Sesuai

Kemudian RSUD Panggul juga belum bisa memfasilitasi pasien yang telah terdaftar BPJS. 

“Sampai sekarang kita juga masih tetap mencari dokter spesialis anestesi karena itu juga sebagai ujung tombak pelayanan. Supaya angka rujukan berkurang, dan angka morbiditas maupun mortalitas bisa ditekan,” ucapnya. 

“Sekarang kita sedang melakukan pengajuan kerjasama dengan BPJS. Mohon doanya bisa segera bekerjasama dengan BPJS, karena jika sudah bekerjasama nanti pelayanan akan menjadi lebih mudah,” tambahnya. 

Lain itu, Barus mengatakan akan tetap berupaya melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) kesehatan. 

“Ketersediaan akses, kita tetap terus melengkapinya. Namun yang jelas untuk yang pelayanan bedah, kita masih rawat jalan dulu, sampai mempersiapkan sarpras yang ada,” tegasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#rsud panggul #Piranto Triadmodjo Barus