Trenggalek- Sebuah rumah di Dusun Santren, Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek tertimpa pohon, Selasa (4/6). Diketahui, rumah tersebut milik Sururi warga setempat. Pohon jati sepanjang 13 meter dan diameter sekitar 30 sentimeter itu ambruk lantaran akar lapuk.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, St Triadi Atmono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30. Pohon jati tersebut menimpa atap rumah. Akibatnya genteng pecah dan kerangka atap patah. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujarnya.
Saat kejadian, lanjut Triadi, Sururi berada di sisi lain rumah tersebut. Sedangkan istri, keluar mencari anaknya. Artinya, genteng dan kerangka atap yang jatuh di rumah tersebut tidak menimpa penghuni. Meski tak ada korban jiwa, ada kerugian materil. Yakni rusaknya kerangka atap dan sejumlah genteng pecah. Pohon jati tersebut diketahui milik Djoko Wasono.
"Kami kirimkan enam personel untuk melakukan evakuasi dengan membawa beberapa sarana dan prasarana, terutama empat unit chainsaw," katanya.
Dalam proses evakuasi tersebut, tim BPBD Trenggalek tak mengalami kendala. Cuaca cerah, sehingga tim bisa langsung memanjat kea tap rumah dan memotong pohon jati menjadi beberapa bagian. Ini agar lebih mudah untuk dievakuasi. Sejumlah personel lain juga membantu. Yakni dari tim reaksi cepat (TRC), Tanggap Siaga Bencana (Tagana), perangkat desa, dan masyarakat setempat. "Butuh waktu sekitar 2,5 jam untuk membersihkan material pohon," jelasnya. (kho/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa