Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ngeri, King Kobra Satroni Rumah Warga Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 21 September 2024 | 01:48 WIB
HATI-HATI: Personel damkar mengecakuasi king kobra yang masuk ke pekarangan rumah warga
HATI-HATI: Personel damkar mengecakuasi king kobra yang masuk ke pekarangan rumah warga

Trenggalek- Warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, dibuat resah sejak tiga hari terakhir. Pasalnya, mereka kerap disatroni king kobra. Ular berbisa itu tiba-tiba masuk ke rumah warga, utamanya saat malam hari.

Berdasar data Satpol PPK Trenggalek, tercatat dua kali king kobra meneror lingkungan Desa Margomulyo. Warga semakin resah lantaran ular datang saat malam hari yang notabene masyarakat sedang istirahat.

Kejadian pertama pada Rabu (18/9) pukul 21.29. Ular tersebut terlihat di permukiman RT 15/RW 03. Ular sepanjang 2,5 meter tersebut akhirnya berhasil dievakuasi tim Damkar Trenggalek. Perlu tiga personel damkar untuk mengevakuasi ular berbisa tersebut.

King kobra kembali mendatangi salah satu rumah warga Desa Margomulyo pada Kamis (19/9) pukul 21.18. Ular tersebut diketahui warga dan bersembunyi di gorong-gorong (saluran air). Perlu waktu sekitar 10 menit untuk mengevakuasi ular tersebut dari gorong-gorong.

“Tim kami mengevakuasi ular king kobra di desa yang sama, tapi di lokasi yang berbeda,” ujar Kasatpol PPK dan Damkar Trenggalek Habib Solehudin.

Dalam evakuasi kali kedua, lanjut Habib, enam personel diterjunkan. Personel harus mencari keberadaan ular ganas itu di tempat cukup sempit. “Ternyata ularnya bersembunyi di gorong-gorong dan tim bisa mengevakuasi dengan hati-hati. Karena ular ini cukup berbisa,” paparnya.

Menurut Habib, ular yang dievakuasi lebih besar dibanding sebelumnya. Panjanganya sekitar 4 meter. Ular dievakuasi dengan dimasukkan dalam boks, selanjutnya dibawa ke markas. Hal tersebut menambah laporan terkait penyelamatan hewan yang ditanggulangi oleh satpol PPK. Diketahui, pada Januari hingga Agustus 2024, pihak satpol PPK lebih banyak mendapat laporan perihal penanganan nonkebakaran.

Secara lebih rinci, satpol PPK telah menangani 322 satwa liar. Adapun mayoritas satwa yang dievakuasi adalah ular dan lebah. "Evakuasi terbanyak dilakukan pada bulan Januari dengan 78 kasus, sedangkan pada Agustus tercatat 18 evakuasi," tandasnya. (kho/c1/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#king kobra #trenggalek #ular