Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Diduga Tak Kuasai Medan, Elf 15 Penumpang Terguling di Jalan Raya Dongko-Panggul

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 01:17 WIB
TERGULING: Anggota Polres Trenggalek olah TKP laka elf di Kecamatan Suruh.
TERGULING: Anggota Polres Trenggalek olah TKP laka elf di Kecamatan Suruh.

SURUH, Radar Trenggalek- Laka tunggal terjadi di jalan raya Dongko-Panggul, Jumat (25/10). Tepatnya masuk Desa Puru, Kecamatan Suruh. Satu unit Elf nopol AG 7637 AB terguling. Tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, empat orang penumpang luka. Mobil tersebut juga rusak pada bodi.

Informasi yang berhasil dihimpun dari kepolisian, laka terjadi sekitar pukul 14.30. Mobil pabrikan Isuzu itu disopiri Agil, 23, warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Diduga, laka tersebut lantaran kelalaian sopir yang kurang hati-hati saat melintas di lokasi kejadian.

“Mobil itu mengangkut 14 penumpang dewasa, dan satu balita. Tujuan perjalanan dari barat ke timur,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Dwi Siswo Witoro.

Pria ramah itu melanjutkan, saat kejadian, arus lalu lintas tidak ramai. Kondisi jalan juga mulus lantaran sudah diaspal. Selain itu, kondisi elf masih laik jalan. Karena itulah diduga sopir lalai. "Pengemudi diduga kurang berhati-hati sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Dia mangatakan, Elf oleng ke kanan sampai akhirnya terguling. Empat orang terluka termasuk sopir. 11 penumpang lain termasuk balita tidak cedera. Kini, korban yang terluka telah mendapatkan perawatan medis. Sementara pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan detail kejadian dan mencegah kejadian serupa terulang.

Polisi mengimbau para pengemudi selalu waspada. Terutama ketika melintas di jalan menurun dan berbelok yang berpotensi berbahaya. “Kecelakaan seperti ini bisa terjadi kapan saja, dan kehati-hatian adalah kunci utama keselamatan,” tandasnya. (kho/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#laka #trenggalek #17 persen #elf