Trenggalek– Pembinaan atlet, khususnya usia pelajar, harus terus dilakukan dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (disdikpora). Tujuannya tidak lain untuk menciptakan atlet berprestasi.
Apalagi, sebanyak 86 atlet dan 23 ofisial dari kontingen Kabupaten Trenggalek akan berangkat menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV di Bangkalan, Madura. Rencananya, mereka akan berangkat secara bertahap hingga Senin (4/11) mendatang.
“Sebelum berangkat, mereka telah kami beri pembekalan, dan semoga lekas sukses,“ ungkap Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Trenggalek, Joko Purwito.
Karena itu, sebelum berangkat, para atlet tersebut dilakukan penyaringan para calon atlet terlebih dahulu. Apalagi dalam popda kali ini kontingen Trenggalek menurunkan atlet di 12 cabor. Dalam hal ini, para atlet di 12 cabor tersebut dinilai memiliki potensi besar di Trenggalek.
Dalam ajang ini, Trenggalek menargetkan untuk meraih prestasi dengan fokus pada enam cabor unggulan. Di antaranya, pencak silat, judo, karate, senam, panahan, dan sepak takraw. ”Makanya, sebelum menentukan nama atlet yang akan bertanding, tim dari tiap cabor melakukan seleksi terlebih dahulu untuk memastikan mereka yang terpilih adalah yang terbaik,” katanya.
Dengan begitu, para atlet yang diberangkatkan telah melalui berbagai proses. Dari keenam cabor unggulan tersebut, Trenggalek menargetkan atletnya dapat naik podium. Peluang meraih medali emas terbesar diyakini berasal dari cabor panahan, pencak silat, dan senam. Apalagi, sejauh ini pencak silat menjadi cabor yang menyumbang atlet terbanyak dalam kontingen.
Pastinya, dengan semangat tinggi dan persiapan yang matang, kontingen Trenggalek berharap dapat membawa pulang medali dan mengharumkan nama daerah di ajang popda tersebut.
”Setidaknya di enam cabor unggulan, kami berharap ada atlet yang bisa meraih medali. Syukur-syukur kalau bisa emas,” jelas Joko. (jaz/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa